Kades Sumberdawesari Desak Polisi Proses Pemilik Bondet

GRATI – Pihak kepolisian masih terus menyelidiki peristiwa ledakan bondet di Dusun Sumber, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/6) malam. Sejauh ini, Korps Bhayangkara itu masih meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Grati AKP Suyitno mengatakan, kasus ledakan bondet itu masih terus didalami. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk, mantan Kepala Desa Sumberdawesari, Suhul Taubat dan anaknya, Dandi.

Keterangan para saksi ini diperlukan untuk mengetahui kepemilikan bahan meledak dan senjata api yang ditemukan polisi di sekitar lokasi kejadian. Suyitno juga tidak menampik, jika ada kemungkinan mengamankan Suhul Taubat atas kepemilikan senjata api dan bahan peledak. “Dengan catatan keterangan saksi sinkron satu sama lain. Yang jelas, belum ada satupun yang kami tahan. Kami masih mendalami seluruh keterangan saksi,” ujarnya.

Kepala Desa Sumberdawesari Budiono Subari mengau, pihaknya bersama seluruh warganya, berharap kepolisian bertindak tegas. Pihaknya selaku perwakilan masyarakat meminta kepolisian segera memproses hukum Suhul Taubat. “Kami sudah melaporkannya secara resmi. Kami meminta agar ada penanganan. Supaya hal anarkis bisa diredam sedini mungkin,” ujarnya.

Diketahui, Kamis (21/6) malam, ketenangan warga Dusun Sumber, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mendadak buyar. Itu setelah warga mendengar bunyi ledakan bondet dari belakang rumah Nasroh.

Sejumlah warga dan polisi dari Polsek Grati yang mendatangi lokasi menemukan satu tas berisi sepucuk senjata api dan dua senjata tajam. Serta, satu kardus berisi bahan peledak. Polsek Grati sempat mengamankan Suhul Taubat dan anaknya, Dandi.

Sebab, sebelum terjadi ledakan, Suhul Taubat berseteru dengan tetangganya Hariyanto. Suhul hendak membacok Hariyanto. Sebab, Hariyanto yang merupakan tukang bangunan dan menggarap rumah Suhul tidak masuk kerja. Namun, bacokan itu berhasil ditepisnya dan Suhul pun terjatuh.

Nah, tak lama kemudian terdengar suara ledakan bondet. Ledakan tiu, terjadi di belakang rumah Rusmanu di sisi timur rumah Hariyanto. Atau, berjarak dua rumah dari rumah Suhul. Warga juga melihat Dandi membawa tas dan diletakkan di depan rumah tetangganya, Nasroh.

Tak hanya itu, dia juga keluar bersama orang tak dikenal membawa kardus. Nah, kardus ini diletakkan di kebun sengon di belakang rumah Tinah. Setelah dicek polisi, tas itu berisi senjata api dan senjata tajam. Sedangkan, kardusnya berisi bondet. (riz/rud)