Hindari Masalah Pemeriksaan Koper, Ini yang Harus Diperhatikan CJH

PANGGUNGREJO – Persiapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Pasuruan, pada pertengahan Juli mendatang terus dimatangkan. Termasuk pengumpulan koper. Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan, meminta jamaah untuk tidak membawa barang terlarang.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, koper sudah mulai didistribusikan ke KUA sebelum Lebaran 1440 Hijriah. “Sehingga, sampai pertengahan Juni kemarin, sudah didistribusikan ke rumah CJH,” ujarnya.

CJH Kabupaten Pasuruan, tahun ini berjumlah total 1.381 orang dibagi menjadi 4 kloter. Kloter 22-24 masing-masing berjumlah 445 CJH, kopernya dikumpukan di Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan pada 12 Juli. “Pemberangkatan kloter 22-24 ini tanggal 14 dan 15 Juli. Semua Koper CJH sudah harus terkumpulkan pada 12 Juli ke Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Sedangkan, kloter 72 yang berjumlah 46 CJH, karena keberangkatan pada 30 Juli, pengumpulan kopernya pada 28 Juli di Kantor Kemenag. Koper yang dikumpulkan ini, koper berukuran 32 kilogram. Kemenag melarang CJH membawa barang cair, senjata tajam, dan bahan gas dalam koper.

Ini agar saat proses screening di bandara tidak terjadi masalah. “Barang cair seperti sabun cair dan parfum harus di bawah 200 mililiter. Termasuk senjata tajam atau gas dilarang, agar tidak terjadi masalah ketika screening di bandara,” ujarnya.

Tahun ini, panas di Arab Saudi diperkirakan tetap tinggi. Bahkan, bisa mencapai 53 derajat. Karenanya, Imron berharap, CJH tetap menjaga kesehatan dengan rutin berjalan sebelum berangkat. Termasuk, meminum air putih dan membiasakan memakai masker. (eka/rud)