Buru Pembuang Bayi, Polisi Periksa Empat Saksi

PANDAAN – Kepolisian masih menyelidiki kasus pembuangan bayi perempuan yang ditemukan tak bernyawa di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah warga telah dimintai keterangan sebagai saksi. Namun, pelakunya belum terungkap.

Kanit Reskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasusnya. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasuruan, untuk membantu jalannya proses penyelidikan.

“Sudah kami koordinasikan dengan Polres. Penyelidikan juga dilakukan secara lebih mendalam. Sekarang masih berlangsung, kami tetap upayakan untuk dapat segera mengungkap perkara ini,” ujarnya.

Perwira polisi dengan dua setrip di pundaknya itu mengaku, telah memeriksa sejumlah saksi selama penyelidikan. Sampai Sabtu (22/6), ada empat orang yang dipanggil ke Mapolsek Pandaan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Selain warga yang kali pertama menemukan mayat bayi malang itu, saksi juga diambil dari beberapa warga setempat. Serta, pemilik lahan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat bayi. Namun, Suparlan mengaku, belum bisa membeberkan kecurigaan yang mengarah pada pelaku.

“Belum mengarah pada pelaku. Karena kami masih mendalami keterangan para saksi. Tidak menutup kemungkinan jumlah saksi juga akan terus bertambah seiring dengan perkembangan penyelidikan yang kami lakukan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (20/6) sore, warga Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan ditemukannya mayat bayi perempuan. Bayi dengan berat badan 1,3 kilogram dan panjang sekitar 40 sentimeter yang sengaja dibuang di tepi jalan itu, diperkirakan masih berusia lima bulan. Kini, polisi masih menelusuri pembuang bayi malang ini. (tom/rud)