SPP Gratis di Pasuruan Tunggu Petunjuk Pemprov

BAKAL DIGRATISKAN: Siswa SMA di Pasuruan dalam sebuah acara. Meski Gubernur Khofifah memastikan SPP untuk SMA gratis di tahun ajaran baru nanti, sampai kini belum ada petunjuk teknis yang bisa dijadikan acuan. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

POHJENTREK – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan akan menggratiskan SPP untuk jenjang SMA/SMK Negeri di Jawa Timur. Menjelang tahun ajaran baru yang hanya tinggal hitungan bulan, sampai belum ada petunjuk teknis (Juknis) soal kebijakan gubernur baru tersebut.

Alhasil, cabang Dinas Pendidikan menengah Wilayah Kabupaten Pasuruan-Kota Pasuruan, belum bisa merinci bagaimana pelaksanaannya kelak. Cabang Dinas Pendidikan menunggu Juknis resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk pengaplikasiannya.

Hal itu diungkapkan Indah Yudiani, Kepala cabang Dinas Pendidikan menengah Wilayah Kabupaten-Kota Pasuruan. Kendati gubernur Khofifah memastikan program Pendidikan Gratis Berkualitas (Kantistas) mulai diaplikasi di tahun ajaran baru (Juli mendatang), sampai pertengahan Juni ini, cabang dinas masih menunggu juknis resmi dari Provinsi.

“Sampai saat ini (21/6), Juknis masih belum turun dan masih berupa draft. Dan (draft, Red) masih bisa berubah sebelum juknis resmi turun dari Provinsi,” terangnya.

Indah tidak bisa berkomentar banyak terkait Kantistas yang bakal diaplikaan bulan depan. Namun sebagai gambaran umum, lanjut Indah, nantinya Pemprov Jatim akan memberikan anggaran sebagai pengganti SPP yang selama ini ditarik ke orang tua. Sehingga sekolah kedepan tidak lagi menarik SPP dari orang tua.

Peruntukkan Kantistas sendiri memang dikatakan untuk SMA dan SMK Negeri. “Sementara ini informasinya memang untuk SMA dan SMK negeri. Meskipun ada untuk swasta lewat dana hibah, tapi kami juga belum tahu terkait juknisnya,” terangnya.

SPP gratis ini sejatinya sudah pernah diajukan Pemkot Pasuruan, yang sudah lama menerapkan pendidikan gratis 12 tahun. Bahkan pemkot menyiapkan dana untuk siswa asal Kota Pasuruan yang bersekolah di SMA-SMK.

Pemprov nantinya akan mengganti SPP yang selama ini dibayar orang tua ke sekolah setiap bulannya. Sesuai dengan SE Gubernur Jawa Timur Nomor 420/71/101/2017 tentang Sumbangan Pendanaan Pendidikan di Kota Pasuruan SMA sebesar Rp 85 ribu dan SMA di Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 70 ribu. Sedangkan SMK nonteknis, sama-sama Rp 120 ribu dan SMK teknik sebesar Rp 135 ribu. Besaran SPP itulah yang nantinya akan dianggarkan dari Pemprov Jatim.

Indra Jaya, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Pasuruan yang juga Kepala SMKN 1 Bangil menyebutkan, kendati sudah mendengar terkait SPP gratis, sekolah masih menunggu Juknis resmi juga dari Cabang Diknas. Tanpa juknis, maka kebijakan tersebut masih rawan diberlakukan.

“Untuk SPP bulan Juni masih ditarik, kalau benar SPP gratis mulai diaplikasikan tahun ajaran baru. Sehingga bulan Juli sudah tidak menarik SPP lagi ke orang tua,” terangnya. Sejauh ini semua kepala sekolah masih menunggu juknis resmi terkait SPP Gratis yang dicanangkan oleh Provinsi. (eka/fun)