Pengembangan Pelabuhan Pasuruan Terkendala Kewenangan

WILAYAH PESISIR: Sejumlah perahu milik nelayan di kawasan Utara Kota Pasuruan yang parkir di dermaga pelabuhan. Sejauh ini pemkot tak bisa mengembangkan kawasan pelabuhan Pasuruan lantaran tak memiliki kewenangan. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO – Keinginan Pemkot mengembangkan Pelabuhan di Kota Pasuruan sepertinya sulit terlaksana. Pasalnya, rencana pengembangan masih terbentur dengan kewenangan. Pelabuhan merupakan wewenang Pemprov.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pasuruan, Adri Joko Srijono mengungkapkan Pemkot memiliki keinginan untuk mengembangkan Pelabuhan. Pasalnya, pelabuhan ini merupakan identitas Kota Pasuruan.

“Memang kalau keinginan ya, tentu ada. Sebab, pelabuhan Kota Pasuruan ini kan sumber penghidupan sejumlah masyarakat di wilayah utara dan memang layak untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Adri Joko-sapaan akrabnya tidak menampik jika sejumlah masyarakat di Kota Pasuruan memiliki keinginan agar pelabuhan bisa dikembangkan. Utamanya dalam fasilitas seperti taman, tempat bermain bagi anak dan areal bagi masyarakat untuk menikmati pelabuhan.

Namun, menurutnya, keinginan ini sulit untuk terlaksana. Sebab, saat ini kewenangan dan pengembangan Pelabuhan Kota Pasuruan itu berada di tangan Pemprov Jatim. Karena itu, Pemkot tidak memiliki hak apapun untuk mengembangkannya.

“Kalau kami bangun fasilitas di sana, justru melanggar karena bukan kewenangannya. Makanya, kami hanya bisa menunggu sembari tetap berkoordinasi dengan Pemprov,” pungkas Adri Joko. (riz/fun)