Kuartal Pertama, Pajak Penerangan Jalan Kab Pasuruan Capai Rp 42 M

BANGIL – Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Kabupaten Pasuruan mampu mencapai Rp 42 miliar di kuartal pertama (Januari-April). Bila dipersentase, capaian kuartal pertama itu merupakan 33 persen dari target PPJ setahun. Sepanjang tahun ini, PPJ ditargetkan sebesar Rp 128 miliar.

Mokhammad Syafi’i, kabid Pendataan, Penetapan, dan Pelaporan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, secara persentase penerimaan PPJ sudah cukup baik.

Ia menerangkan, untuk PPJ tetap ditumpu dari penerimaan pajak pemakaian listrik dari PLN. Bahkan, penggunaan PLN ini mencapai 90 persen penerimaan PPJ. Pelanggan PLN ini meliputi perumahan, instansi, sampai kebutuhan industri. Untuk PPJ sendiri adalah pajak yang diberikan kepada pemanfaatan energi. Selain PLN, sisanya dari energi gas negara, genset, batu bara, dan sebagainya.

Dengan penerimaan yang mencapai Rp 42 miliar ini, BKD Kabupaten Pasuruan optimis bahwa target sebesar Rp 128 miliar bisa tercapai sampai tutup tahun. Mengingat tingkat investasi di Kabupaten Pasuruan tetap tinggi, hal ini juga berpengaruh kepada kebutuhan energi seperti listrik.

“Selain investasi baru seperti industri, makin menggeliatnya pembangunan perumahan termasuk penambahan daya ikut mengerek penerimaan PPJ,” terangnya.

BKD sendiri bakal mengevaluasi penerimaan PPJ di semester pertama ini. Jika ada potensi meningkat tak mungkin target bisa dievaluasi pada Perubahan APBD mendatang. (eka/mie)