Dua Pelajar MTs di Purwodadi Tewas Tenggelam di Kolam Renang Sebani

TKP: Polisi tengah menggelar olah TKP di wahana pemandian yang ada di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Dua pengunjung yang sedang berenang di wahana tersebut tewas tenggelam Sabtu (22/6) siang. (Foto Polsek Pandaan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN – Agenda liburan rombongan pelajar asal Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan diselimuti duka. Sebab, dua pelajar yang ikut dalam rombongan tersebut tewas usai tenggelam saat berenang di kolam yang disediakan di wahana pemandian di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Sabtu siang (22/6).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00. Ketika wahana sedang dipenuhi banyak pengunjung. Sebelumnya, suasana wahana tersebut begitu riuh. Sekitar pukul 11.15, sejumlah rombongan pelajar yang berasal dari MTs An Nur berniat untuk memasuki kolam renang.

Ada sebanyak 10 anak yang kala itu hendak berenang bersama-sama. Mereka juga didampingi Moh Hafid, 27, yang merupakan salah satu gurunya. Tak sabar untuk berenang, anak-anak itu lantas memilih kolam renang dewasa.

Mereka pun sempat berenang beberapa saat dan berbaur dengan pengunjung lainnya. Namun, petaka tiba-tiba terjadi. Tepat pukul 12.00, dua diantara para pelajar itu tenggelam. Yakni MS, 15, dan SOV, keduanya berasal dari Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi.

Seolah meminta tolong, MS dan SOV berteriak sebisanya sembari melambai-lambaikan tangan. Sejumlah petugas penjaga kolam dan pengunjung lainnya mendekat berusaha memberikan pertolongan.

Dua belia itu kemudian berhasil dievakuasi dari kolam. Kala itu, mereka tak sadarkan diri. Petugas lalu membawanya ke RS Aisiyah Pandaan. Namun nyawanya tak tertolong. Keduanya mengembuskan napas terakhir.

Pihak kepolisian sedianya tak mengetahui adanya insiden tersebut. Kanit Reskrim Polsek Pandaan, Iptu Suparlan mengaku pihaknya menerima laporan setelah dua korban dinyatakan meninggal.

“Ketika kejadian tenggelamnya dua anak itu, kami tak dilapori. Laporan yang kami terima, ada dua anak yang meninggal setelah tenggelam di kolam renang,” akunya.

Setelah itu, polisi menuju ke kolam renang untuk melakukan olah TKP. Sejumlah guru dan teman korban juga dimintai keterangan polisi. Termasuk petugas penjaga kolam renang tersebut. (tom/fun)