Dispendik: Seleksi Kepala Sekolah Digelar Bulan Depan

KRAKSAAN – Setidaknya ada 30 lembaga sekolah dasar (SD) negeri di Kabupaten Probolinggo yang tak miliki kepala sekolah definitif. Untuk isi kekosongan itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, bulan depan akan melakukan seleksi. Ditargetkan, Desember tahun ini kekosongan jabatan kepala sekolah itu semua terisi.

Hal itu disampaikan Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina. Saat dikonfirmasi, Jumat (21/6), Dewi tidak menampik sudah cukup lama terjadi kekosongan jabatan kepala sekolah di 30 lembaga SDN. Namun, selama ini pihaknya sudah isi kekosongan dengan menunjuk kepala SDN terdekat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah yang kosong.

”Iya ada 30 lembaga SDN yang dijabat oleh plt kepala sekolahnya. Kalau untuk lembaga SMP (74 lembaga), tidak ada kekosongan jabatan. Semuanya dipimpin oleh kepala sekolah definitif,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Dewi mengaku sudah merencanakan proses seleksi kepala sekolah. Direncanakan, bulan depan proses seleksi kepala sekolah itu mulai dibuka. Tentunya, seleksi kepala sekolah itu harus dilaksanakan sesuai tahapan dan aturan yang ada.

Seleksi ini dilakukan mulai dari tahap administrasi hingga diklat. Sebelum dilantik dan ditempatkan, para kepala sekolah tersebut akan diberikan pelatihan bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Solo.

”Kami akan lakukan mulai tahap administrasi dan dilanjutkan dengan diklat (pendidikan dan pelatihan). Kami targetkan Desember sudah terisi semua,” terangnya.

Hanya, terang Dewi, setelah lulus para kepala sekolah tidak bisa langsung dilantik dan ditempatkan. Mereka harus terlebih dahulu mengikuti diklat, dan jika lulus baru akan dilantik. Sehingga dengan demikian ada kompetensi kepada sekolah.

”Kekosongan kepala sekolah di 30 SD ini dikarenakan terjadinya gelombang pensiun pada tahun kemarin dan tahun ini,” ujarnya. (mas/fun)