Warga Sladi di Kejayan Diringkus Polisi usai Gadaikan Mobil Sewaan

PASURUAN – Chairul Soleh, 41, kini harus berurusan dengan aparat kepolisian. Warga Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan itu ditangkap lantaran menggelapkan mobil sewaan. Setelah jatuh tempo berlalu, mobil sewaan itu justru digadaikan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso menyebutkan, pelaku menyewa mobil Toyota Calya dari Abd Rochman, 60, warga Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Pada 12 April lalu, dia menyewa mobil tersebut selama tiga hari dengan harga sewa senilai Rp 250 ribu per hari.

“Alasannya akan digunakan untuk keperluan pekerjaan. Setelah masa sewanya habis, terlapor memperpanjang masa sewanya sampai pekerjaannya selesai,” tutur Slamet.

Beberapa pekan berlalu, pemilik mobil sewaan itu meminta agar Chairul segera mengembalikan mobilnya. Sebab mobil berwarna putih itu hendak digunakan untuk keperluan selama lebaran. Akan tetapi, Chairul tak menurutinya. “Ketika dihubungi juga selalu beralasan sedang dipakai kerja,” kata Slamet.

Merasa dikelabui, Rochman lalu melaporkan Chairul ke polisi. Setelah diselidiki, mobil yang disewa Chairul itu ternyata berada di wilayah Ponorogo. Polisi pun bergerak menelusuri keberadaan Chairul. “Terlapor juga berada di rumahnya yang ada di Ponorogo,” jelas Slamet.

Saat didatangi Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota, Chairul tak dapat mengelak. Ia lantas mengaku jika mobil sewaan itu telah digadaikan ke salah seorang temannya. Polisi kemudian menangkapnya. Lalu mencari keberadaan mobil yang digadaikan Chairul itu.

“Terlapor kami bawa dari Ponorogo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Ia ditahan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan,” terang Slamet.

Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya selembar surat perjanjian sewa, selembar bukti angsuran kredit, selembar fotokopi faktur kendaraan, BPKB, dan selembar STNK. “Dia dijerat Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan,” tandasnya. (tom/fun)