Tertibkan Reklame Liar di Jalan Protokol Kota Pasuruan

PASURUAN – Puluhan reklame yang terpasang di sejumlah jalan protokol di Kota Pasuruan tak berizin. Karena itu, reklame liar itu ditertibkan oleh petugas Satpol PP setempat, Kamis (20/6). Reklame yang telah dilepas itu nantinya tetap boleh digunakan dengan catatan pemasangannya sesuai aturan.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas menyisir sepanjang Jalan Gajahmada hingga Jalan Panglima Sudirman. Dalam penertiban yang berlangsung sekitar dua jam itu ada sekitar 34 buah reklame yang terpaksa dilepas.

“Kebanyakan reklame-reklame ini tidak memiliki izin dan melanggar, artinya sudah tidak berlaku masa izinnya,” kata Plt Kasatpol PP Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah.

Reklame yang ditertibkan terdiri dari beragam jenis. Mulai dari banner, spanduk, hingga baliho. Yanuar menyebut kegiatan itu akan digelar secara rutin agar keberadaan reklame di Kota Pasuruan lebih tertib dan sesuai aturan.

Disamping itu, petugas juga masih mendapati sejumlah reklame berukuran kecil yang di paku di pohon. Menurut Yanuar, hal itu bertentangan dengan perda lantaran mengganggu estetika kota.

“Kami mengacu pada Perda Nomor 4 Tahun 2011. Sehingga jika ditemukan reklame yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka bagaimanapun harus ditertibkan,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada setiap pemasang reklame agar mematuhi aturan yang ada. “Agar pemasang mengikuti alurnya, jika sudah mendapat izin, pemasangannya juga harus disesuaikan,” ungkapnya. (tom/fun)