Razia di Gempol-Pandaan Dalam Semalam Jaring 8 Anjal

PANGGUNGREJO – Banyaknya anak jalanan (Anjal) di Kabupaten Pasuruan membuat Satpol PP Kabupaten Pasuruan tak pernah berhenti merazia. Selasa malam (18/6) lalu misalnya, 8 anjal berhasil dijaring dan langsung diamankan ke Rumah Singgah Bina Hati, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Wahyu Widodo, Kasi Pelayanan Rehabilitas Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mengatakan, ke 8 anjal yang dirazia Satpol PP adalah operasi yang dilakukan Selasa malam di wilayah Gempol dan Pandaan.

Dari 8 Anjal ini diamankan dan dibawa ke Rumah Singgah Bina Hati tersebut diidentifikasi alamat asal, juga dilakukan asesmen. Mereka kemudian diberi siraman rohani dan psikologi agar tidak kembali ke jalanan.

Adapun 8 anjal yang terjaring, tujuh diantaranya laki-laki dan 1 perempuan. Usia mereka berkisar 16-19 tahun. Dari identifikasi 1 dari Blitar, 1 Kota Pasuruan, 2 Gempol dan 3 Jember sedangkan 1 orang masih enggan menyebutkan asalnya. “Sampai sekarang (20/6) ada 2 anak yang sudah dipulangkan, sedangkan sisanya masih di Rumah Singgah untuk koordinasi dengan Dinsos asal untuk dikembalikan ke keluarga,” terang Gunawan Wicaksono, PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Gunawan menambahkan, anjal yang terkena Razia lantaran di jalanan dan biasanya mengamen. Kondisi ini seringkali dianggap menganggu masyarakat sekitar. Karena seharusnya di usia produktif mereka dalam usia sekolah dan bukan turun ke jalanan.

“Biasanya mereka menjadi anjal karena pergaulan diajak teman, termasuk ada masalah keluarga seperti keluarga broken home,” terangnya. Dengan memulangkan dan diketahui keluarga, harapannya anak yang turun ke jalan bisa diperhatikan lebih sehingga tidak turun lagi jalanan. (eka/fun)