Persekap Tunjuk Aries Budi sebagai Pelatih, Juga Langsung Gelar Seleksi

TRIO Pelatih: Aris Budi (tengah), Jaenal Ichwan (kiri) dan Dwi Permana yang menjadi jajaran pelatih Persekap. Aries Budi akan menjadi pelatih kepala, sementara Jaenal Ichwan dan Dwi Permana menduduki asisten pelatih. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Jajaran pengurus Askot PSSI Kota Pasuruan resmi menunjuk Aries Budi Prasetyo sebagai pelatih Persekap. Mantan pemain Arema FC itu bakal menukangi tim yang berjuluk The Lasser itu selama musim Liga 3 tahun ini.

Ditunjuknya Aries sebagai pelatih diharapkan dapat membawa angin segar bagi klub kebanggaan Kota Pasuruan itu. Sepak terjang Aries di kancah sepak bola selama ini dinilai menjadi modal penting dalam memoles komposisi skuad Persekap. Apalagi, Aries Budi dahulu juga pernah menukangi tim junior dan senior Persekap.

Ketua Askot PSSI Kota Pasuruan, Suhaimi menyampaikan, sejumlah pemain yang berminat mengikuti seleksi pemain Persekap sempat dilatih oleh Jaenal Ichwan. Namun hal itu hanya berlangsung singkat.

Sebab PSSI harus segera menunjuk headcoach secara resmi. Nah, kedudukan pelatih untuk klub yang mengarungi Liga 3 disyaratkan harus mengantongi Lisensi C AFC. Di Kota Pasuruan saat ini, hanya Aries yang memegang lisensi itu, selain Suhaimi sendiri. “Maka dari itu kami memutuskan Mas Aries sebagai pelatih tim. Dengan harapan agar Persekap dapat kembali ke masa kejayaannya,” kata Suhaimi.

Dia menyebut, penunjukan Aries sebagai pelatih itu telah disampaikan dengan dikeluarkannya SK Askot PSSI Kota Pasuruan per 17 Juni lalu. Selain Aries, PSSI juga menunjuk dua insan sepak bola sebagai asisten pelatih. “Jaenal Ichwan dan Dwi Permana menjadi asisten pelatih,” tambah Suhaimi.

Jaenal Ichwan dan Dwi Permana, juga bukan nama baru. Keduanya, juga pernah menjadi pemain Persekap, sebelum akhirnya gantung sepatu. Keduanya juga pernah menjadi pelatih tim PSPK.

Di sisi lain, Aries Budi Prasetyo mengaku mulai menggelar seleksi pemain. Seleksi digelar dalam tiga kali pertemuan dalam sepekan di Lapangan Petahunan. Saat seleksi pertama kali digelar Senin (17/6) lalu, ada sebanyak 23 pemain yang mengikuti seleksi. Sedangkan, Rabu (19/6), ada sekitar 30 pemain yang hadir.

“Kami harapkan lebih banyak pemain putra daerah nanti yang bergabung dengan tim. Saat ini kami buka peluang yang besar bagi mereka untuk ikut seleksi,” tandasnya. (tom/fun)