Mulai 25 Juni Tol Paspro Tak Gratis Lagi, Ini Tarifnya

LECES – Sejak diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 10 April 2019, jalan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) bisa digunakan dengan gratis. Namun, mulai Selasa (25/6) pekan depan, pengendara yang melewati tol Paspro dikenai tarif.

Dengan demikian, fasilitas gratis itu akan dinikmati pengguna jalan tol sampai Senin (24/6) malam. Dan, mulai pukul 00.00, Selasa (25/6), tarif resmi akan diberlakukan.

Pemberlakuan tarif ini ditetapkan melalui SK tentang Penetapan Tarif Tol dari Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Hal ini disampaikan Dwi Pratikto selaku Dirut PT Trans Jawa Tol Paspro.

Saat dikonfirmasi, Dwi mengatakan, SK tentang Penetapan Tarif Tol Paspro sepanjang 31,3 km dari Menteri PUPR sudah turun. SK itu diterbitkan pada Selasa (18/6).

”SK penetapan tarif tol dan pemberlakuannya sudah turun,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Kamis (20/6).

Berdasarkan SK itu, menurut Dwi, tarif resmi jalan Tol Paspro akan diberlakukan tujuh hari setelah SK Menteri PUPR diterbitkan atau tujuh hari setelah tanggal 18. Dengan demikian, pengguna jalan tol Paspro akan dikenai tarif sejak tanggal 25 Juni atau Selasa, pukul 00.00.

“Kami berharap, masyarakat pengguna jalan tol Paspro mengetahui peraturan tentang penetapan tarif tol ini. Sehingga, sebelum masuk jalan tol bisa menyiapkan saldo kartu tol lebih dulu,” katanya.

SK Menteri PUPR itu, dikatakan Dwi, juga menetapkan besarnya tarif tol. Untuk perjalanan dari Grati tujuan exit tol Tongas, kendaraan golongan I tarifnya Rp 11.500. Tujuan Probolinggo Barat (Muneng) Rp 17.500 dan Probolinggo Timur (Leces) dikenakan tarif Rp 26.500.

Berbeda jika masuk lewat pintu tol Proboliggo Timur (Leces) tujuan Grati, tarifnya Rp 26.500. Untuk tujuan Tongas Rp 15.500 dan tujuan Probolinggo Barat (Muneng) Rp 9.500.

”Nantinya, di tiap pintu tol Paspro, mulai dari Grati, Tongas, Probolinggo Barat, dan Probolinggo Timur, akan dicantumkan tarif tol. termasuk golongan kendaraannya,” terangnya. (mas/hn)