Usulan Masuk Rehab Pasar Desa di Pasuruan Lebih Sedikit dari Proyeksi

BANGIL–Usulan rehab pasar desa yang masuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan bakal segera diproses lebih lanjut. Selain verifikasi dokumen, survei lapangan bakal dilakukan.

Hal ini seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Bina Keuangan dan Kekayaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Andar Sulistyorini. Ia menyampaikan, beberapa dokumen yang masuk, sudah diverifikasi.

“Verifikasi dokumen ini, untuk memastikan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat penyaluran bantuan,” kata Andar.

Dalam waktu dekat, verifikasi lapangan bakal dilakukan. “Kami rencanakan untuk verifikasi lapangan. Paling tidak, minggu depan akan dilakukan,” ungkapnya.

Menurut Andar, rehab pasar desa tahun 2019 ini dialokasikan hingga Rp 4,5 miliar. Dana itu diproyeksikan untuk membenahi setidaknya 28 pasar desa dengan alokasi anggaran antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta per pasar desa.

Namun, kata Andar, dana yang disiapkan itu dimungkinkan tidak terserap sepenuhnya. Mengingat, tidak banyak permohonan rehab yang masuk ke mejanya. Hanya ada belasan usulan yang masuk.

“Jumlahnya hanya kisaran 16 permohonan. Jauh dari yang kami proyeksikan sebanyak 28 unit pasar desa. Mungkin, adanya pilkades serentak tahun ini berpengaruh terhadap usulan rehab pasar desa,” ulasnya. (one/mie)