Tertibkan PKL di Trotoar di Nguling, Satpol PP Bersitegang dengan Pedagang

NGULING – Masih adanya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar arah ke Pasar Nguling, membuat Satpol PP bersikap. Selasa (18/6), sejumlah personel aparat penegak perda tersebut melakukan penertiban PKL. Dua kios pedagang terpaksa diamankan ke Kecamatan Nguling dan membuat pernyataan agar tidak lagi berjualan di lokasi tersebut.

SUDAH DIPERINGATI: PKL yang ditertibkan sudah beberapa kali diperingati agar tak berjualan di trotoar. (Satpol PP Kabupaten Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Penertiban ini dilaksanakan pukul 10.00 tepatnya di sisi barat pertigaan menuju Pasar Buah Nguling, Desa Nguling. Ada 2 lapak milik PKL yang terpaksa ditertibkan dan sebagian barang dagangan diamankan lantaran sudah beberapa kali diperingatkan, namun tak diindahkan.

“Untuk 2 pedagang buah ini sudah berkali-kali kami peringatkan. Dari peringatan lisan 3 kali, 3 kali peringatan tertulis dan sekarang akhirnya kami lakukan penertiban,” terang Ajar Dollar, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

PKL yang ditertibkan tersebut adalah pedagang buah yang berjualan di sisi trotoar sebelah barat jalan. Alhasil, lantaran dekat simpang tiga jalur pantura, acapkali menimbulkan kemacetan. “Karena berjualan di trotoar, pembeli parkir di sisi jalan dan mengakibatkan macet karena yang parkir roda dua dan roda empat,” terangnya.

Ajar Dollar mengatakan, pedagang sempat menolak. Bahkan sempat bersitegang dengan petugas saat hendak dibawa barang dagangannya. “Barang dagangan kami bawa ke Kecamatan, baru di Kecamatan dibuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi berjualan disitu,” terangnya. (eka/fun)