Soal Relokasi Rumah Warga, Perhutani Minta Pemkab Ajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup

TIRIS – Surat pengajuan Pemkab Probolinggo untuk pemakaian lahan, belum masuk ke pihak kantor Perhutani, baik Probolinggo ataupun Surabaya. Padahal, izin lahan Perhutani di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, harus atas persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).Perhutani meminta pada Pemkab untuk segera kirim surat permohonan. Guna, ditindaklanjuti ke Kementerian LHK.

Hal itu disampaikan Tumin selaku Komunikasi Perusahan (komper) kantor Perhutani Probolinggo. “Setelah kami cek, surat pengajuan itu belum masuk. Baik itu di kantor sini (Probolinggo) maupun Surabaya,” kata Tumin pada Jawa Pos Radar Bromo (18/6).

Saat dikonfirmasi, Tumin menjelaskan, setelah dilakukan konfirmasi ke kantor Perhutani di Surabaya, tidak ada surat pengajuan dari Pemkab terkait izin penggunaan lahan di Andungbiru Tiris. Penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan relokasi atau penampungan korban bencana alam yang bersifat semmentara, dapat dilaksanakan dengan pinjam kawasan atas persetujuan dari menteri LHK.

“Kami sarankan, lebih efektif dan cepat. Pemkab segera ajukan permohonan langsung ke Kementerian LHK. Supaya percepatan izin persetujuan pinjam kawasan hutan (IPPKH),” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Probolinggo, Prijono mengatakan, saat terjadi bencana banjir bandang di Andungbiru, sudah ada koordinasi dengan pihak Perhutani. Jika memang perlu dikirim kembali surat pengajuan izin pengghunaan lahan perhutani tersebut, pihaknya akan segera koordinasikan dan siapkan untuk pengajuan ulangnya. “Nanti akan kami periksa tanggal suratnya dan akan kirim ulang pengajuannya,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Pemkab berencana untuk merelokasi lima rumah korban banjir bandang. Pasalnya, selain rumah mereka rusak total, ada pula rumah yang rawan kembali terkena banjir atau longsor. Karena itu, telah dialokasikan anggaran sekitar Rp 30 juta, untuk pembangunan satu unit rumah yang akan direlokasi. (mas/fun)