“Kerjai” Anak Kandung hingga Melahirkan, Hendak Kabur ke Malaysia

KRAKSAAN – Bejat yang dilakukan MD, 30. Warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ini tega menyetubuhi anak kandungnya, sebut saja Bunga, 15 (nama samaran), berulang kali. Akibat ulahnya itu, Bunga pun hamil dan melahirkan.

SL, 30, ibu kandung korban yang tidak terima, akhirnya melaporkan perbuatan suaminya itu ke Polres Probolinggo. Dan Senin (17/6), MD ditangkap oleh petugas.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, pelaku diamankan pukul 14.00 oleh tim Buser Polres Probolinggo dan anggota Polsek Gading. Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolres untuk menjalani penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto menjelaskan, pelaku ditangkap di Desa Krobungan, Kecamatan Krucil. Pelaku rupanya telah mengetahui bahwa ia akan berurusan dengan pihak kepolisian. Sehingga, ia berencana kabur keluar negeri. “Pelaku kami amankan di Krobungan. Saat itu, ia hendak kabur ke Malaysia,” ujarnya.

Kasatreskrim lantas menceritakan kronologi pencabulan yang dilakukan MD pada putri kandungnya. Menurutnya, pencabulan MD pada korban, diperkirakan terjadi mulai Februari 2018 di rumah mereka.

“Kejadiannya sekitar pukul 00.00. Jadi, di rumahnya itu kira-kira sudah tidur semua. Kemudian pelaku masuk ke kamar korban dan mencabuli korban,” katanya.

Peristiwa itu bisa terjadi karena rumah itu hanya dihuni oleh tiga orang. Yaitu, pelaku, istri pelaku, dan korban. Bahkan, pelaku diduga berulang kali mencabuli korban.

Akibatnya, korban hamil. Dan pada Maret 2019, korban melahirkan anak dari ayahnya sendiri. Ibu korban sendiri mengetahui sejak awal kehamilan korban. Namun, sang ibu mengira korban dihamili orang lain. Bukan dihamili MD, suaminya. (sid/hn)