Izin Usaha Tak Perlu Perpanjangan Asalkan Tak Lakukan Hal Ini

PANGGUNGREJO-Ini kabar menggembirakan bagi kalangan wirausaha di Kota Pasuruan. Pemkot mempermudah pengurusan izin usaha. Wirausahawan tidak perlu lagi memperbarui surat izin usaha perdagangan secara berkala.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPM-P2T) Kota Pasuruan, Yudie Andi. Ada sejumlah perubahan terkait pengurusan izin usaha. Misalnya, perpanjangan izin SIUP

Dahulunya SIUP perlu perpanjangan setiap lima tahun sekali. Namun saat ini tidak perlu. Lama izin SIUP ini untuk selamanya, namun asalkan tidak ada perubahan dalam jenis usaha, pemilik maupun lokasi usaha itu berada.

“Kalau ada perubahan, maka yang bersangkutan harus melapor dan merevisi izinnya. Namun, hal ini tidak berlaku pada apotek, rumah sakit atau klinik. Mereka tetap harus memperpanjang izin setiap lima tahun sekali,”ungkapnya.

Yudie menjelaskan, pengurusan izin lainnya yang dipermudah adalah tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) seperti cafe, restoran, rumah makan dan hotel. Bagi yang izin lamanya masih berlaku, mereka diberikan waktu mulai 2018 lalu sampai 2020 mendatang untuk merubah izinnya.

Pengurusan izin ini bisa dilakukan melalui sistem online system submission (OSS). Sehingga, pelaku usaha bisa mendaftar secara online, mereka tinggal mendatangi kantor BPM-P2T untuk mengambil dan melakukan tanda tangan izin usahanya.

“Ada 21 izin yang kami proses. Dan dua izin diantaranya yakni SIUP dan TDUP berlaku sepanjang usaha itu buka dan asalkan tidak berubah. Kami rutin melakukan sosialisasi pada pemilik usaha terkait perubahan sistem ini,” terang Yudie. (riz/fun)