BPBD: Gelombang Besar Berpotensi Terjadi di Perairan Pasuruan

PANGGUNGREJO – Gelombang tinggi diperkirakan bakal menimpa wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan meminta agar para nelayan memperhatikan keselamatan saat melaut.

Kasi Penanggulan dan Kesiapsiagaan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan, Catur Aldoko mengungkapkan dari hasil pemantauan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat pola sikulasi angin di Kalimantan Barat dan pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik.Untuk pola angin di wilayah utara ekuator dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4-20 knot.

Sedangkan di wilayah selatan ekuator dari timur – tenggara dengan kecepatan 4-25 knot. Kondisi ini dapat mengakibatkan peningkatan gelombang di sekitar wilayah Jawa , Bali dan Nusa Tenggara. Dengan kondisi itu, gelombang besar berpotensi terjadi.

“Wilayah pesisir Jawa Timur, utamanya Kota Pasuruan juga berpotensi mengalami peningkatan gelombang. Diperkirakan tinggi gelombang berpeluang antara 1,25 meter sampai 2,5 meter,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya meminta agar nelayan memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Ia merinci untuk perahu nelayan berbahaya pada kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter sementara kapal tongkang berbahaya pada kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang diatas 1,5 meter.

“Perkiraan peningkatan gelombang ini akan terjadi hingga Jumat (21/6) mendatang. Kami berharap agar para nelayan tetap memperhatikan keselamatan sebagai hal yang utama. Kalau terjadi angin kencang dan gelombang tingg, diharapkan tidak melaut dahulu,” sebut Catur. (riz/fun)