Targetkan Separo Nelayan di Kabupaten Pasuruan Kantongi Kusuka

“KUSUKA” BELUM MERATA: Sejumlah kapal nelayan saat bersandar di kawasan Nguling. Sejauh ini masih banyak nelayan di Kabupaten Pasuruan yang belum memiliki Kartu Usaha Perikanan (Kusuka). (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan yang memiliki kartu usaha perikanan (Kusuka) masih minim. Dinas Perikanan setempat pun menargetkan tahun ini jumlah yang memiliki Kusuka bisa bertambah.

Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, Kusuka sudah mulai diaplikasikan sejak 2018 lalu. Tujuannya, agar ada pendataan menyeluruh bagi pelaku usaha perikanan seluruh Indonesia.

“Sampai saat ini pendaftar Kusuka memang masih minim karena masih 3 ribu saja yang daftar Kusuka,” terangnya.

Dikatakan jumlah tersebut sejatinya cukup minim. Sebab, jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan sendiri mencapai 9.977 orang.

“Padahal, Kusuka ini sangat diperlukan bagi nelayan. Mulai untuk mendaftar asuransi nelayan, pinjaman modal, sampai hibah atau bantuan dari provinsi sampai pusat,” terangnya.

Tahun ini, Dinas Perikanan menargetkan sekitar 50 persen nelayan di wilayah setempat mengantongi Kusuka atau jumlah pemilik Kusuka mencapai 5 ribu nelayan.

Diakui Supriadi, meski pendaftaran Kusuka gratis, namun tetap tak mudah mengajak nelayan untuk mengurusinya. “Alasannya beragam. Mulai ada yang merasa belum butuh, hingga repot karena harus mengurus administrasinya ke Dinas Perikanan,” bebernya. (eka/mie)