Protes Jalan Rusak, Warga Winongan Hentikan Truk

WINONGAN – Kerusakan jalan yang terjadi di wilayah Winongan, Kabupaten Pasuruan, kian parah. Kondisi itu pun dikeluhkan warga setempat. Senin (17/6), sejumlah warga turun ke jalan untuk menghentikan sejumlah kendaraan tonase berat yang melintas.

Aksi itu berlangsung di Desa Mendalan, diikuti sekitar 30 warga. Mereka memasang spanduk yang meminta seluruh kendaraan dengan muatan di atas 8 ton tak melintas. Separo jalan di kawasan tersebut ditutup.

“Karena sudah beberapa tahun terakhir kondisinya rusak. Dan, dari waktu ke waktu kerusakannya semakin parah,” keluh Hanan, koordinator aksi.

Selama sekitar tiga jam menggelar aksi, massa menghentikan sejumlah kendaraan muatan. Baik dari arah timur maupun dari arah barat. Akibatnya, truk-truk itu pun berhenti di tepi jalan. Sebagian lagi terpaksa berbalik arah mencari jalur lain.

“Kami ingin jalan ini segera diperbaiki. Di samping itu, pemerintah juga mesti lebih tegas soal kelas jalannya. Jangan sampai ada kendaraan yang melebihi tonase sesuai kelas jalan ini melintas,” jelasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PU Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar menjelaskan, pihaknya telah merencanakan perbaikan jalan di kawasan tersebut. Katanya, perbaikan jalan bakal segera dilakukan tahun depan.

“Perbaikan jalan akan dimulai dari Keboncandi-Gondangwetan hingga ke Tenggilis-Winongan. Anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 10 miliar,” ujarnya.

Selain itu, perbaikan jalan juga dilakukan mulai dari simpang tiga Gading-Winongan hingga ke Rejoso. Anggaran yang dialokasikan juga sama senilai Rp 10 miliar. “Pelaksanaannya direncanakan pada 2019,” ucapnya. (tom/mie)