Penerima Bantuan PKH di Kota Pasuruan Tahun Ini Berkurang

PANGGUNGREJO – Jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Pasuruan tahun ini dipastikan menurun. Pasalnya, sejumlah data penerima dicoret saat dilakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan pada tahap ke tiga tahun ini.

Koordinator PKH Kota Pasuruan Abd Khobir Ghozali menyampaikan, tahapan verifikasi dan validasi data sudah tuntas pertengahan Mei lalu. “Pemutakhiran data selalu dilakukan sebelum tahap penyaluran. Harapannya, penerima bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Sebelumnya, data penerima pada tahap pertama lalu sebanyak 4.911 penerima bantuan. Data itu kemudian berkurang 30, menjadi 4.882 setelah dimutakhirkan untuk penyaluran tahap ke dua pada April.

Begitu pula dengan hasil final closing untuk tahap ke tiga nanti. Jumlah penerima kembali berkurang sebanyak 30 komponen. Dengan begitu, di Kecamatan Bugul Kidul jadi sebanyak 528 penerima; Panggungrejo sebanyak 1.885 penerima; Gadingrejo sebanyak 1.236 penerima; dan Purworejo sebanyak 1.208 penerima.

“Sehingga, total penerima pada tahap tiga nanti jumlahnya 4.857,” bebernya.

Menurut Khobir, dicoretnya data penerima itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya karena komponen bantuan yang tidak lagi sesuai.

“Dalam PKH kan penerima itu terdaftar sesuai komponen. Misalnya, ibu hamil, jika sudah melahirkan tentu komponennya sudah dianggap tidak ada,” ungkapnya.

Di samping itu, juga ada penerima yang kondisi perekonomiannya mulai mengalami peningkatan. Sehingga, sudah dapat dikategorikan mandiri dan tak perlu didaftarkan dalam PKH.

Dia menyebut, bantuan tahap ke tiga rencananya akan disalurkan Juni ini. Tetapi, pihaknya belum dapat memastikan lebih rinci kapan disalurkannya bantuan tersebut. “Tanggalnya kami belum bisa memastikan. Karena masih menunggu pencairan dana dari pusat,” tandasnya. (tom/mie)