Kotak Amal Masjid di Wonosunyo Gempol Dibobol

KEBOBOLAN: Seorang warga menunjukkan kotak amal Masjid Nurul Huda yang dibobol orang tak dikenal. Di dalam kotak amal itu, masih tersisa duit sebesar Rp 97 ribu. (Rizal F. Syatori/Radar Bromo)

Related Post

GEMPOL – Jelang salat Duhur, Senin (17/6) jamaah masjid di Dusun Badut, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dikejutkan dengan kotak amal Masjid Nurul Huda yang dibobol. Sejumlah duit di dalam kotak amal yang belum dihitung, amblas.

Aksi pencurian kotak amal itu diketahui sekitar pukul 11.00. Warga yang hendak menggelar salat Duhur jamaah di masjid setempat dibuat terkejut dengan kondisi kotak amal di teras masjid yang sudah dalam kondisi terbuka.

Kotak amal itu terbuat dari kayu. Sebelumnya, kotak amal itu dalam kondisi digembok. “Saat kami temukan, posisinya menempel di jendela kaca belakang atau di teras. Selanjutnya dicek, eh ternyata sudah terbuka dan gemboknya dirusak,” ungkap Sudiono, 39, warga Dusun Badut, Desa Wonosunyo.

Belum diketahui kapan pastinya kotak amal masjid itu dibobol. Warga sekitar sendiri tidak ada yang mengetahuinya secara persis kronologi pembobolan kotak amal itu.

Informasi hanya didapatkan dari sejumlah anak kecil yang bermain tak jauh dari sekitar masjid. Sejumlah bocah itu sempat ada yang melihat orang masuk ke dalam masjid mengendarai motor. Tak lama berselang kemudian keluar dan meninggalkan masjid. “Tapi, tak sempat curiga sama sekali karena dikira orang mau salat,” bebernya.

Saat dicek, di kotak amal itu ternyata masih tersisa uang sekitar Rp 97 ribu. Yang didominasi duit receh. “Kasus serupa tahun lalu pernah terjadi,” jelasnya. (zal/mie)