Guru SMAN 1 Leces yang Tewas Pensiun Bulan Depan

WONOASIH – Rekan-rekan, kerabat dan keluarga Endang Sukeni, begitu berduka saat mengetahui korban meninggal. Apalagi, cara korban menemui ajal cukup tragis lantaran dibunuh. Semuanya heran, mengapa korban yang dikenal baik tersebut, dicekik pelaku hingga sejumlah hartanya diambil. (Lihat videonya disini).

RAMAI: Selain rekan korban, di lingkungan tempat Endang tinggal, juga mengenalnya sebagai sosok ibu guru yang baik. Nampak sejumlah tetangga mendatangi rumah korban usai kejadian. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Endang Sukeni sendiri, memang disebut guru yang supel. Endang yang usianya hampir 60 tahun itu, sebentar lagi akan purna tugas. Sebab, bulan depan ia akan memasuki usia pensiun.

Beberapa rekan korban dari sesama tenaga pendidik, masih tak menyangka akan tragedi yang dialami Endang Sukeni. Seperti yang diungkapkan Drs Berky, Kepala SMAN 1 Bantaran. Dia mengatakan, selama ini sosok almarhumah Endang Sukeni dikenal guru yang baik.

Kebetulan, Endang adalah guru BK di SMAN 1 Leces. Dulunya sempat satu sekolah tempat mengajar bersama dirinya. Cuma, Berky beberapa tahun terakhir dipindah menjadi kepala SMAN 1 Bantaran.

”Kelahiran tahun 1959. Menjadi PNS tahun 1994, Bu Endang pertama dinas di SMPN Kotaannyar. Harusnya bulan Juli sudah pensiun,” kata pria mantan guru SMAN 1 Leces.

Hal serupa diungkapkan Wiwin, teman Endang di SMAN 1 Leces. Saat ditemui, Wiwin mengaku, sosok Endang adalah guru yang baik. Terhadap sesama teman dan siswa pun sangat baik. Nah, kemarin itu rencana acara halalbihalal. Kebetulan, Endang kebagian tugas menyiapkan konsumsi.

”Orangnya baik, Mas. Selama menjadi guru, ke teman dan siswa baik,” ujar Wiwin sembari mengenang korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Kelurahan/ Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Senin siang (17/6) geger. Itu setelah Endang Sukeni yang diketahui merupakan guru di SMAN 1 Leces, ditemukan tewas di rumahnya. Diduga kuat, korban meninggal akibat dibunuh. Sejumlah barang berharga milik korban pun diketahui amblas.

Endang sebelumnya hendak berangkat kerja ke SMAN 1 Leces. Endang Senin pagi bahkan bersiap untuk membawa masakan lantaran di tempatnya mengajar, akan digelar halal-bihalal. Namun Endang ditemukan tak bernyawa dengan kondisi di lehernya ada bekas cekikan dan wajahnya terdapat luka lebam seperti pukulan benda tumpul. (mas/fun)