Edarkan Pil Koplo-Sabu, Dua Pemuda Purwodadi Ini Ditangkap

PURWODADI – Pemberantasan peredaran narkotika dan obat terlarang di Pasuruan terus didengungkan. Sabtu (15/6), dua pengedar sabu dan pil koplo di Purwodadi berhasil diamankan.

Kedua pelaku itu adalah Muzaiyin, 19, warga Dusun Parelegi, Desa/Kecamatan Purwodadi. Serta, Samsul Arifin, 26, asal Dusun Krajan, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.

Muzaiyin dibekuk petugas sekitar pukul 17.35 di tepi jalan Simpang Tiga Purwodadi. Sedangkan Samsul Arifin dibekuk saat berada di rumahnya sekitar pukul 18.30.

“Kedua pelaku ini saling kenal. Mereka sama-sama pemakai sekaligus pengedar sabu dan pil koplo di wilayah Purwodadi. Muzaiyin tertangkap lebih dulu, langsung kami kembangkan dan selang satu jam kemudian giliran Samsul Arifin ditangkap,” ungkap Kapolsek Purwodadi AKP Sumarno.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menuturkan, Samsul Arifin sudah dua tahun ini menjadi pemakai dan pengedar sabu serta pil koplo.

Sedangkan Muzaiyin, dari pengakuannya baru sekitar enam bulan terakhir mengenal barang haram itu. Ia mendapatkan pasokan narkoba dan pil koplo dari Samsul Arifin.

“Muzaiyin selain jadi pengedar sabu dan pil koplo, juga merupakan pelaku curanmor. Untuk Samsul Arifin hanya pengedar saja. Baik sabu dan pil koplo,” cetusnya.

Selain menangkap dua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai satu bungkus plastik kecil berisi sabu seberat 0,75 gram, lima butir pil koplo berlogo Y dan satu buah kunci T. Semuanya milik Muzaiyin.

Kemudian, tas ransel warna cokelat milik pelaku Samsul Arifin. Berisi lima bungkus plastik kecil berisi total sabu dengan berat 3,78 gram juga pil koplo berlogo Y sebanyak 2.514 butir, dua bungkus plastik klip, satu bungkus sedotan, dan dua buah HP.

“Pelaku dan barang buktinya saat ini kami amankan di mapolsek. Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI 35/2009 tentang Narkotika, ancaman minimalnya empat tahun penjara,” jelas Sumarno. (zal/mie)