Sudah Sebulan Lebih Kasus Laka Maut Rombongan TK, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

PURWODADI – Sebulan lebih, kecelakaan lalu lintas maut yang menimpa rombongan murid dan wali murid TK Miftahul Jannah, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, terjadi. Namun, sampai Minggu (16/6) kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus yang menewaskan dua orang ini.

Alasannya, Satlantas Polres Pasuruan masih hendak memeriksa sopir mobil penumpang umum (MPU), Sunarto, 65. Sopir asal Desa Pagentan, Kecamatan Singgosari, Kabupaten Malang, itu belum bisa dimintai keterangan.

“Sopir MPU-nya belum bisa kami periksa. Memang saat ini sudah ada di rumahnya. Tapi, kondisi yang bersangkutan masih sakit. Sudah kami cek ke rumahnya dan memang belum bisa dimintai keterangan sama sekali,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti.

Marti mengatakan, dari olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan ini diduga karena kelalaian Sunarto. Namun, pihaknya belum bisa berbuat banyak karena masih menunggu kondisinya membaik. “Sopir MPU-nya harus diperiksa dulu sekaligus di-BAP. Setelah alat buktinya lengkap, baru dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangkanya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Selasa (24/4), sekitar pukul 06.30, kecelakaan lalu lintas menimpa rombongan TK Miftahul Jannah. Di lokasi kejadian, mobil yang mestinya berbelok itu malah lurus sehingga menabrak pohon pinus. Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan 25 korban lainnya terluka.

Sunarto sempat mendapatkan perawatan medis sekitar dua bulan di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang. Kini, dia sudah berada di rumahnya. Namun, polisi belum bisa meminta keterangan karena Sunarto masih sakit. (zal/fun)