Polres Probolinggo Gelar Olahraga Bersama dan Deklarasi Anti Kerusuhan

PAJARAKAN – Polres Probolinggo terus berkomitmen menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayahnya. Salah satunya melalui gelaran olahraga bersama yang diisi dengan jalan sehat dan senam bersama.

Minggu (16/6), acara yang juga merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke 73 itu, juga diisi dengan deklarasi anti kerusuhan. Acara bertema “Ajegeh Probolinggo Untuk Indonesia Damai,” itu diawali dengan jalan sehat yang dimulai pukul 06.00.

JALAN SEHAT: Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, S.H., SIK. dan Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo Esti Eddwi (tengah) melintas di jalan Desa Sukomulya dalam jalan sehat, Minggu (16/6).

Dari lapangan Mapolres Probolinggo, ribuan peserta bergerak ke barat. Sesampai di pertigaan Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, peserta berbelok ke selatan menuju Desa Rondokuning, Kecamatan Kraksaan. Dari pertigaan mereka berbelok ke timur melewati perkampungan warga hingga finish di lapangan Mapolres Probolinggo.

DEKLARASI: Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto membacakan deklarasi anti kerusuhan yang diikuti seluruh peserta jalan sehat di Mapolres Probolinggo.

Perjalanan peserta menjadi perhatian warga di sepanjang rute yang ditempuh. Selain dari Polres Probolinggo dan Bhayangkari, ribuan peserta yang mengikuti jalan sehat itu juga berasal dari Kodim 0820/Probolinggo, Forkopimda Kabupaten Probolinggo, dan semua elemen masyarakat Kabupaten Probolinggo. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Serta, pramuka dan Netizen Smart Probolinggo.

LOMBA: Acara Olahraga dan Deklarasi Anti Kerusuhan juga dimeriahkan dengan sejumlah lomba. Salah satunya lomba photo booth yang diikuti peserta secara berkelompok.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, S.H., SIK., mengatakan, banyaknya peserta yang ambil bagian dalam kegiatan ini merupakan salah satu bukti, bahwa seluruh elemen masyarakat Kabupaten Probolinggo cinta damai dan menolak kerusuhan.

“Pemilu dan Pilpres di Kabupaten Probolinggo berlangsung kondusif, aman, dan damai. Karena itu, pasca gelaran momen lima tahunan itu masyarakat kami harapkan terus menjaga kondusivitas yang sudah tercipta itu,” katanya.

MERIAH: Selain jalan sehat, peserta juga menyapa masyarakat. Selain itu, peserta juga membawa banner bertuliskan “Ajegeh Probolinggo Untuk Indonesia Damai dan Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai.”

Kapolres juga mengimbau masyarakat tidak gampang terprovokasi dan terpancing dengan ajakan-ajakan yang bisa menimbulkan kerusuhan. Sebab, bisa memecah persatuan dan kesatuan yang sudah terjalan di masyarakat. “Kita semua cinta damai, menolak kerusuhan, dan antirusuh,” ujarnya.

Selain jalan sehat, dalam acara itu juga dilangsungkan pembacaan deklarasi anti kerusuhan. Deklarasi dibacakan oleh Kapolres Probolinggo bersama Forkopimda di panggung dan diikuti seluruh peserta yang membludak di halaman Mapolres Probolinggo. Dilanjutkan penandatanganan deklarasi anti kerusuhan secara bergantian.

“Kami warga Indonesia, kami masyarakat Jawa Timur, kauleh oreng Probolinggo menolak aksi kerusuhan. Probolinggo aman, Jawa Timur bersatu menuju Indonesia damai,” ujarnya saat membacakan deklarasi yang diikuti semua hadirin.

Dalam acara itu, juga dilakukan pelepasan balon ke udara oleh Kapolres Probolinggo didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo Esti Eddwi. Balon itu dilengkapi banner bertuliskan; Tolak Kerusuhan, Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai, Ajegeh Probolinggo Untuk Indonesia Damai.

Kemudian dilanjutkan dengan senam aerobik yang diikuti seluruh peserta dan lomba kebersamaan dalam tim untuk mewujudkan soliditas melalui senam kekompakan dan lomba photo booth. Acara diakhiri dengan pembagian door prize dan hadiah utama. Di antaranya, ada kulkas, televisi, sepeda, kipas angin, dan lain-lain. (uno/*)