Nenek asal Jrebeng Lor Dijambret, Kalung Emas 26 Gram Amblas

KANIGARAN-Ini peringatan buat kaum hawa, agar lebih berhati-hati saat mengenakan perhiasan. Sebab, lengah sedikit, bisa jadi korban tindak kejahatan. Hal itu seperti dialami Aliya, 70.

Senin pagi (17/6) nenek asal Jalan KH. Abdul Hamid Kelurahan Jrebeng Lor RT 3 / RW 1, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo itu jadi korban penjambretan. Kalung emas seberat 26 gram miliknya pun raib digondol jambret.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo, nenek 8 cucu itu masih nampak syok. Pemilik toko sembako itu, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta lebih. Kalung itu dibelinya sekitar 10  tahun lalu.

Korban Aliya mengaku, kejadian jambret itu sekitar pukul 07.00. Saat itu,  dirinya bersih-bersih di depan tokonya yang terletak di pinggir jalan. “Kondisinya memang sepi. Tapi ada anak saya duduk duduk di depan toko, dekat saya nyapu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Saat itulah, tiba-tiba menurut Aliya, ada pengendara motor Suzuki Satria FU warna biru yang melaju dari arah utara ke selatan. Motor itu melaju pelan dan mendekatinya.

Saat jarak sudah dekat, tangan kiri pelaku itu langsung memegang lehernya dan menarik kalung emas yang dipakai.

“Saya waktu itu nyapu udah hampir selesai. Saya hadap ke barat (jalan), tangan pelaku ke leher dan badan diputar. Ternyata kalung saya ditarik,” terangnya.

Mengetahui kalungnya dijambret, Aliya, sempat berteriak, jambret dan maling. Warga sekitar tokonya pun langsung berdatangan. Namun, saat itu pelaku sudah lari ke arah selatan.

(mas/mie)