Hasil Visum, Janda asal Wiroborang Meninggal karena Sakit

MAYANGAN – Teka-teki kematian warga Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Sukimah, 55, akhirnya terjawab. Minggu (16/6) atau sehari usai ditemukannya Sukimah, pihak kepolisian memastikan warga Jalan Saman Hudi, itu meninggal karena sakit.

Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi mengatakan, dari hasil visum yang dilakukan pihak rumah sakit serta keterangan dokter yang pernah merawat dan menanganinya, Sukimah meninggal karena sakit jantung dan tekanan darah tinggi. “Dari hasil visum dan dokter yang menanganinya, Sukimah meninggal karena penyakit,” ujarnya.

Mengenai luka serta darah di wajah korban, Firman menerangkan, saat hendak meninggal, korban dalam posisi berdiri. Sehingga, saat terjatuh, dimungkinkan wajahnya membentur lantai dengan cukup keras. Sehingga, dahi dan bibirnya terluka.

Berdasarkan hasil visum dan sejumlah penyelidikan ini, Firman memastikan tidak ada unsur tindakan kriminal yang menimpa Sukimah. “Darahnya itu dari dahi dan lidahnya yang tergigit saat jatuh. Makanya di bagian wajah terdapat sejumlah bercak darah,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Sabtu (15/6), pukul 17.30, Sukimah ditemukan tewas di kamar rumahnya dengan wajah penuh darah. Kali pertama, korban ditemukan meninggal oleh adik iparnya, Sukamah, 65.

Sukamah sengaja mendatangi rumah korban setelah melihat jemuran dan lampu rumah Sukimah yang tidak dinyalakan. Kebetulan, antara rumah korban dan rumah Sukamah berdampingan. Melihat Sukimah tergeletak, Sukamah meminta bantuan kepada tetangganya untuk menghidupkan lampu rumahnya.

Namun, sakelar lampu kamar tidak ditemukan. Melihat Sukimah tengkurap, pihak keluar dan tetangga tidak berani menyentuhnya. Tak lama kemudian, tim identifikasi Polres Probolinggo Kota tiba di lokasi. Jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh dan dipastikan meninggal karena sakit. (rpd/rud)