Hanya Ada 7 Lembaga SMA/SMK Negeri di Probolinggo yang Menerima Siswa ABK

WONOASIH – Selain menerima siswa melalui jalur reguler, penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Probolinggo juga menerima siswa baru melalui jalur nonreguler. Jalur non reguler atau offline ini diperuntukkan untuk jalur prestasi, jalur pindah tugas orang tua, inklusi dan jalur keluarga tidak mampu.

“Untuk Jalur bagi Anak berkebutuhan Khusus (ABK) atau disebut sekolah Inklusif, belum semua SMA/SMK menerima. Di Kota Probolinggo baru ada 4 SMA/SMK Negeri yang bisa menerima siswa ABK,” ujar Kresno herlambang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota/Kabupaten Probolinggo.

Untuk di Kota Probolinggo SMA/SMK Negeri yang menerima siswa ABK antara lain SMA 1, SMA 3, SMK 2 dan SMK 3. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Probolinggo, sekolah negeri yang menerima siswa ABK antara lain SMAN 1 Dringu, SMAN 1 Bantaran dan SMAN 1 Kraksaan.

“Proses PPDB jalur non reguler atau offline ini sudah dilakukan sebelum PPDB jalur reguler. Mulai 11-13 Juni 2019,” ujarnya.

Pagu untuk jalur non reguler juga terbatas. Hanya 10 persen dari total pagu masing-masing sekolah yang bisa masuk melalui jalur non reguler.

“10 persen itu jalur prestasi, jalur pindah tugas, inklusi dan jalur keluarga tidak mampu. Sedangkan 90 persen dari pagu sekolah untuk jalur reguler atau sistem zonasi,” jelasnya. (put/fun)