Duh, Termin Pertama ADD-DD di 25 Desa Kab Pasuruan Masih Belum Cair

BANGIL – Program pembangunan di sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan ada yang belum bisa jalan. Pencairan ADD dan DD yang belum tuntas menjadi faktornya.

Menurut Kepala Bidang Keuangan dan Kekayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Andar Sulistyorini, pencairan ADD dan DD termin pertama belum tuntas sepenuhnya. Dari 341 desa, baru tercairkan untuk 316 desa.

Itu artinya, masih ada 25 desa yang belum bisa melakukan pencairan anggarannya. Hal ini jelas berdampak. Karena program yang disusun, belum bisa dikerjakan. “Masih ada yang belum bisa dicairkan. Karena berkasnya belum tuntas,” kata Andar.

Andar menyampaikan, berkas yang dimaksud merupakan APBDes 2019. Masih ada puluhan desa, yang belum menyelesaikan APBDes-nya. Sehingga, pengajuan pencairan ke Bagian Keuangan Daerah belum bisa dilakukan. “Kami masih menunggu APBDes 2019 diserahkan. Baru pengajuan ke BKD untuk pencairan anggaran,” tambahnya.

Tak cairnya ADD dan DD termin pertama, bakal berpengaruh pada tahap berikutnya. Karena syarat pencairan tahap kedua adalah SPj tahap sebelumnya. “Bisa-bisa pencairannya molor. Padahal, target kami Juni sudah bisa cair semuanya,” sambungnya.

Pemerintah, kata Andar, tahun ini menyiapkan dana jumbo untuk desa. Setidaknya, Rp 510 miliar dialokasikan untuk 341 desa di Kabupaten Pasuruan. Sebagian bersumber dari APBD 2019 berupa ADD sebesar Rp 148 miliar. Sementara lainnya, bersumber dari APBN berupa DD senilai Rp 362 miliar. (one/mie)