Ada 200 WNA di Kab Pasuruan, Hanya 12 yang Ajukan SKTT

BANGIL – Jumlah warga negara asing (WNA) yang bekerja di wilayah Kabupaten Pasuruan cukup banyak. Mencapai kurang lebih 200 orang.

Namun, tak semuanya memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang dikeluarkan Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan. Hanya ada belasan orang yang mengajukan SKTT setiap tahunnya.

“WNA yang bekerja di sini (Kabupaten Pasuruan, Red) cukup banyak. Tapi, yang memiliki SKTT keluaran Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan sedikit,” ungkap Yudha Tri Widya Sasongko, kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan.

Ia mencatat, hanya ada sekitar 12 WNA yang mengajukan SKTT hampir setiap tahunnya. Hal itu jomplang dengan jumlah WNA yang bekerja di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pasuruan.

Disebutkan Yudha, hal itu bukan tanpa alasan. Kebanyakan, WNA yang bekerja di Kabupaten Pasuruan lebih banyak tinggal di luar kota. Sehingga, mereka tidak harus memiliki SKTT tersebut.

“Mereka kebanyakan tinggal di luar kota seperti Surabaya atau Malang. Sehingga, tidak memiliki SKTT yang dikeluarkan Kabupaten Pasuruan. Dan, itu tidak masalah, selama mereka tidak tinggal di Kabupaten Pasuruan,” sampainya.

Monitoring terhadap WNA tersebut memang dilakukan. Biasanya, bekerja sama dengan pihak imigrasi. (one/mie)