Verifikasi dan Validasi Warga Miskin di Kab Pasuruan Selesai Bulan Ini

HARUS DIUPDATE: Penyaluran kartu BPNT di Gondangwetan pada tahun 2018 lalu. Tahun ini Dinsos kembali melakukan verifikasi dan validasi warga miskin untuk penerima bantuan tahun depan. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Di tahun ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan kembali melakukan verifikasi dan validasi (verval) kepada warga miskin. Setelah dimulai pendataan pada bulan April kemarin, verval ditargetkan bisa selesai bulan Juli sehingga bisa dikirim ke pusat bulan Agustus.

Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa verval ini sudah mulai rutin dilakukan sejak tahun 2018 lalu. Hal ini dilakukan agar pemberian bantuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) bisa lebih tepat sasaran.

“Selama ini kan penerima bantuan datanya dari Basis Data Terpadu (BDT) BPS, namun kadang kala di lapangan masih dikeluhkan ada warga yang belum dapat dan masuk kategori tidak mampu,” terangnya.

Verval ini bertujuan agar Dinsos bersama desa terkait, bisa mendata kembali warga yang tidak mampu, agar bisa diusulkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai penerima bantuan tahun berikutnya.

Untuk tahun 2019 ini, anggaran untuk verval sendiri meningkat hingga Rp 236 juta dibandingkan tahun 2018 hanya sebesar Rp 190 juta. Harapannya, tahun ini bisa lebih intens mendata warga di daerah yang benar-benar membutuhkan.

“Setelah verval selesai, kami lakukan rekapitulasi dan verifikasi kembali. Targetnya bulan Agustus sudah bisa dikirim datanya ke pusat,” terangnya.

Gunawan menambahkan, tahun ini ditargetkan verval memang lebih cepat termasuk pengiriman ke pusat bisa lebih awal sekitar bulan Agustus. “Ini agar saat perencanaan untuk bantuan tahun 2020, data di Kabupaten Pasuruan sudah siap. Dan harapannya verval yang baru bisa masuk data BDT di tahun berikutnya,” ujarnya. (eka/fun)