Pemkab Bentuk Tim Khusus untuk Rencana Penghapusan Aset di Wilayah Kota

ASET PEMKAB: Bangunan di kawasan museum Kota Probolinggo yang statusnya aset milik Pemkab Probolinggo. Saat ini pemkab tengah membentuk tim khusus untuk mengkaji penghapusan sejumlah aset di wilayah Kota Probolinggo. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo cukup serius menghapus aset yang ada di kota Probolinggo. Untuk merealiasikan itu, Pemkab pun membentuk tim khusus guna melakukan kajian terhadap aset aset kabupaten tersebut.

Hal itu disampaikan Santiyono, kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo. Saat dikonfirmasi, Santiyono mengatakan, rencana penghapusan aset Kabupaten yang ada di Kota Probolinggo sudah disetujui Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

“Rencana penghapusan aset Kabupaten Probolinggo terus jalan. Karena sudah disetujui oleh Bupati,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo (15/6).

Menindaklanjuti itu dikatakan Santiyono, perlu adanya tim yang melakukan kajian aset aset tersebut. Seperti memastikan status aset kabupaten itu dengan koordinasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Sekaligus mengurus proses penghapusannya. Tim kaji yang dibentuk tersebut, nantinya menunggu persetujuan Bupati.

“Tim kaji ini juga nantinya yang melakukan koordinasi dengan pemerintah kota (Pemkot) Probolinggo. Apakah pemkot tertarik untuk tukar guling atau bagaimana? Tentunya, perlu dilakukan penghitungan lebih dulu nilai asetnya,” katanya.

Santiyono menjelaskan, proses penghapusan aset tidak bisa langsung. Harus melalui proses dan tahapan. Termasuk mengajukan penghitungan nilai aset. Sehingga saat dilakukan tukar guling, Pemkab mendapatkan aset yang sama nilainya.

“Nanti masih perlu hitung nilai objek aset. Terus, proses tukar guling harus sama nilai asetnya. Jika dilelang, nilainya tidak boleh jauh dari perhitungan nilai objek aset,” katanya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, setidaknya ada empat aset Kabupaten yang akan dihapus. Mulai dari aset gedung labkesda yang berada di belakang RSUD Moh. Saleh; Kantor Dishub Kabupaten; bangunan di gedung Museum Kota Probolinggo dan eks kantor dinas perikanan di sebelah selatan RS Amanah. (mas/fun)