Harga Bahan Pokok Berangsur Turun usai Lebaran

PROBOLINGGO – Pasca lebaran, harga komoditas bumbu dapur mulai beranjak turun. Seperti yang terjadi di Pasar Baru Kota Probolinggo, Sabtu (15/6) siang. Meski sudah siang, namun sejumlah pembeli nampak berseliweran di sejumlah toko komoditas bumbu dapur.

Menurut Sueb, 51 penjual asal Kebonsari Kulon, Kedopok, Kota Probolinggo, naik maupun turunnya harga komoditas sudah menjadi hal yang wajar. Seperti pada saat jelang Lebaran, sejumlah komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan. Selanjutnya pasca lebaran mulai alami penurunan.

Seperti harga bawang putih yang biasanya tembus Rp 45 ribu sebelum lebaran, per tanggal (15/6) sudah turun menjadi Rp 31-32 ribu. Begitu juga dengan cabai kecil yang sebelum Lebaran Rp 18 ribu, kini Rp 14 ribu dan cabai besar Rp 35 ribu, kini menjadi Rp 30 ribu.

“Rata-rata kebanyakan turun. Namun memang ada yang naik lantaran dapatnya susah, seperti jahe. Kemarin (14/6) jahe masih Rp 14 ribu per hari ini (15/6) Rp 18 ribu,” terang Sueb.

Sutin, 40 pembeli komoditas bumbu dapur asal Pohsangit Kidul, Sumberasih yang ditemui Jawa Pos Radar Bromo juga mengatakan sama. Dengan turunnya harga komoditas tersebut, memberikan keuntungan tersendiri baginya. Pasalnya Sutin yang memiliki usaha jual makanan siap saji itu sangat membutuhkan bumbu dapur untuk masakannya.

“Saya jual nasi. Kalau bumbu mahal, saya tidak bisa naik turunkan harga nasi saya. Jadi ngakalinya jumlah nasi dan ukuran ikannya,” beber Sutin.

Ditanya harapannya, tentunya sesuai dengan usaha yang dilakoninya, maka Sutin berharap komoditas bumbu dapur tak terlalu mahal. Sehingga tetap bisa dijangkau. “Kalau harapannya semoga bumbu-bumbu makin murah mas,” pungkasnya. (rpd/fun)