Gratiskan SPP untuk SMA/SMK Negeri Mulai Juli

PROBOLINGGO – Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memastikan, SPP untuk jenjang pendidikan SMA/SMK sekolah negeri digratiskan. Penggratisan SPP ini mulai berlaku pada tahun ajaran baru yaitu mulai Juli 2019.

“Mulai tahun ajaran baru SPP untuk SMA/SMK digratiskan. Namun, sementara ini berlaku untuk sekolah negeri, baik SMA dan SMK,” ujar Kresno Herlambang, kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten/Kota Probolinggo.

Dengan digratiskannya SPP, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Sehingga, semakin tinggi kesempatan untuk menempuh pendidikan di SMA/SMK.

“Saat ini masih ada SPP. Baru setelah tahun ajaran baru itu sudah bebas SPP. Yaitu, mulai bulan Juli 2019,” jelasnya.

Besaran SPP yang saat ini berlaku mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 420/71/101/2017 tentang Sumbangan Pendanaan Pendidikan SMA/SMK. Dalam surat edaran ini ditetapkan bahwa masing-masing wilayah memiliki batasan besaran SPP berbeda-beda untuk tiap jenjang SMA, SMK nonteknik, dan SMK teknik.

Untuk Kota Probolinggo, standar SPP SMA Rp 90 ribu, SMK nonteknik Rp 120 ribu, dan SMK teknik Rp 150 ribu. Sedangkan untuk Kabupaten Probolinggo, besarnya SPP SMA Rp 75 ribu, SMK nonteknik Rp 110 ribu, dan SMK teknik Rp 140 ribu.

Sementara itu, Moch Machsus, kasie Statistik dan Distribusi BPS Kota Probolinggo menilai, penggratisan SPP diperkirakan bahwa untuk komponen biaya pendidikan bisa terjadi deflasi.

Menurutnya, hal serupa terjadi sebelumnya ketika Gubernur mengatur besaran SPP tingkat SMA/SMK satu tahun lalu. “Itu, juga terjadi deflasi saat itu untuk kelompok biaya pendidikan. Apalagi jika Juli nanti digratiskan, diperkirakan juga terjadi deflasi untuk komponen biaya pendidikan,” tambahnya. (put/fun)