Polresta Pasuruan Masih Buru Dua Tahanan yang Kabur

KEMBALI DITANGKAP: Samsuri dan M Joni yang sempat kabur, berhasil ditangkap kembali. Saat ini Polres Pasuruan Kota masih memburu dua tahanan lain yang kabur berinisial SF dan HK. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Polres Pasuruan Kota masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) untuk memburu tahanan kasus narkotika yang kabur. Usai menangkap kembali dua tahanan yang kabur, masih ada dua tahanan lain yang hingga kini belum berhasil ditangkap.

Sebelum berhasil menangkap dua tahanan tersebut, polisi juga belum membeberkan identitas mereka. Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto hanya mengungkap inisial dua nama pelaku. Yakni, SF dan HK. “Penyelidikan tetap berjalan. Tim khusus masih bekerja, termasuk menggali informasi mengenai mereka,” ungkap Endy.

Terhitung sampai Jumat (14/6), hampir tiga bulan lamanya SF dan HK hidup di luar tahanan. Polisi juga mengimbau agar kedua tersangka kasus narkotika itu kooperatif. Serta, menyerahkan dirinya ke pihak yang berwenang dimanapun.

Sementara, Endy belum mau membeberkan upaya penyelidikan yang ditempuh sejauh ini. Termasuk soal pemetaan lokasi yang ditengarai menjadi tempat persembunyian dua orang itu.

“Kami tidak bisa menyampaikan apapun yang berkaitan dengan teknis penyelidikannya. Yang jelas, dua orang itu masih diburu,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap Samsuri, 52, yang merupakan otak di balik kaburnya empat tahanan. Samsuri ditangkap tim khusus bentukan Polresta Pasuruan pada 11 April lalu. Ia diringkus setelah polisi mengetahui keberadaannya tengah bersembunyi di rumah pamannya di Dusun Karangselem, Desa Sumberdawesari, Grati.

Sedangkan seorang tahanan lain yang bernama Mohammad Joni, 28, ditangkap pada 25 Mei lalu. Pria asal Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, itu berhasil ditangkap di Terminal Arjosari Malang.

Polisi menangkapnya setelah melacak keberadaan Joni melalui akun media sosialnya. Joni bahkan sempat mengunggah status di facebook yang bernada mengejek institusi Polres Pasuruan Kota sepekan setelah kabur dari tahanan.

Bersama dua pelaku itulah, SF dan HK berhasil kabur dari sel tahanan Mapolres Pasuruan Kota pada 22 Maret dini hari. (tom/mie)