Masuk IGD usai Disengat Lebah, Warga Mangunharjo Panggil Damkar

MAYANGAN – Terganggu dengan lebah, Rendi Hartanto, 31, warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, memanggil tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo. Jumat (14/6) siang, mereka diminta mengamankan sarang lebah yang sudah sekitar 15 tahun bersarang di rumahnya.

Rendi mengatakan, semula ribuan lebah itu tidak mengganggu. Namun, belakangan lebah yang bersarang berada di balik plafon kamar lantai dua itu mulai meresahkan. Dalam dua hari terakhir dirinya sudah dua kali tersengat lebah.

Paling parah, Kamis (13/6) malam. Salah satu lebah masuk ke kamarnya dan berada di bawah bantal. Karena tak mengetahi jika ada lebah, Rendi tidur seperti biasa. Betapa kagetnya, ketika kakinya langsung “dientup” lebah madu itu. Ia pun alergi. “Selain kaki, pipi dan muka saya seperti bengkak dan gatal,” ujarnya.

Sekitar pukul 24.00, Rendi dilarikan ke rumah sakit. Setelah diberi obat, Rendi diperbolehkan pulang dari IGD RSUD Mohamad Saleh. “Karena itu, saya langsung menghubungi petugas damkar untuk memusnahkan sarangnya,” ujarnya.

Sekitar pukul 13.00, petugas berseragam lengkap langsung mengevakuasi sarang lebah. Karena posisinya berada di balik plafon, petugas terpaksa menghancurkan sarangnya. Seketika itu pula madu asli dari sarang lebah berceceran.

Tak hanya petugas, pemilik rumah juga turut menikmati madu asli yang dihasilkan lebah itu. Sekitar 15 menit, sarang lebah itu berhasil dieksekusi. Kami mendapatkan laporan adanya sarang lebah yang mengganggu. Kami langsung meluncur ke lokasi,” ujar Komandan Regu II Damkar Kota Probolinggo Sulis Susanto. (rpd/rud)