Korban Penganiayaan asal Jalan MT Haryono Belum Dimintai Keterangan

PURWOREJO – Polisi masih mendalami kasus penganiayaan yang menimpa Muhammad Khoirul Anam saat malam takbiran lalu. Sejauh ini, Polresta Pasuruan masih menunggu saksi kunci yakni korban yang masih dirawat.

Kasubbag Humas Polresta Pasuruan AKP Endy Purwanto mengungkapkan, sejauh ini pihaknya baru mendapatkan keterangan sementara dari laporan yang disampaikan oleh kakak korban, Yulianti Feni.

Namun, keterangan yang didapatkan dari Yulianti Feni itu hanyalah keterangan umum. Yaitu, kronologi terjadinya penganiayaan tersebut.

Lantaran itu, Polresta masih membutuhkan keterangan dari Khoirul Anam yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut.

“Kami perlu keterangan yang mendetail untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Nah, korban yang mengetahui hal ini belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi koma dan masih dirawat intensif di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr. R Soedarsono Kota Pasuruan,” ungkap perwira polisi dengan tiga setrip di pundak itu.

Diketahui, nahas menimpa Mukhamad Khoirul Anam, 22, warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo. Ia dianiaya oleh pria tidak dikenal saat malam takbiran Rabu (5/6) dini hari di wilayah Purutrejo, Kecamatan Purworejo.

Tempurung kepala Khoirul Anam terluka usai disabit oleh celurit pelaku yang emosi karena tersinggung dengan perkataan temannya. Ia pun langsung pingsan di lokasi akibat luka yang dideritanya dan langsung dilarikan ke IGD RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. (riz/mie)