Ini Penyebab Insentif Bulan Mei Guru K2 di Kab Pasuruan Belum Cair

BANGIL – Guru honorer kategori dua (K2) di Kabupaten Pasuruan, harus bersabar. Sebab, insentif di bulan Mei baru cair di termin berikutnya. Diperkirakan Agustus atau September mendatang.

Kepastian itu diungkapkan Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi. Ia menyampaikan, memang ada perubahan termin pencairan.

“Semula, memang ada rencana untuk dicairkan lima bulan. Jadi, hingga bulan Mei. Tapi, tidak dilakukan karena kalau bulan Mei cair, maka harus menunggu Juni awal. Tapi kan awal Juni cuti bersama,” urai Iswahyudi.

Lantaran itu, akhirnya pencairan dilakukan empat bulanan. Terhitung mulai Januari hingga April 2019. Sementara insentif untuk bulan Mei dilakukan pada termin ke dua.

Hal itu pun disebutkan sesuai dengan penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diberlakukan untuk empat bulan. “SPK-nya empat bulan. Makanya, pencairannya dilakukan untuk empat bulan,” imbuhnya.

Sementara, untuk Mei akhirnya diundur pencairannya pada termin berikutnya. Pihaknya memproyeksikan, pencairan insentif termin ke dua itu dilakukan Agustus atau September. “Tergantung anggaran. Bisa tiga bulan atau empat bulan sekali,” ulasnya.

Di Kabupaten Pasuruan, ada 529 pegawai honorer K2 yang mendapatkan insentif tersebut. Sebanyak 455 di antaranya merupakan guru yang mendapat insentif dengan nominal Rp 1 juta per orang untuk setiap bulannya. Sementara sisanya sebanyak 74 orang, mendapat Rp 750 ribu per bulan untuk setiap orangnya. (one/mie)