12 PSK di Tangkis Kali Porong Diciduk, Hanya Diberi Pembinaan

GEMPOL – Kawasan tangkis kali Porong masih belum bisa lepas dari praktik bisnis prostitusi. Jumat dini hari (14/6) polisi berhasil menjaring 12 pekerja seks komersial (PSK) dari sejumlah warung remang-remang di barat tangkis kali Porong, masuk Dusun Kauman Baru, Desa/Kecamatan Gempol.

Ke-12 PSK yang diamankan itu tak hanya berasal dari Pasuruan. Ada juga yang dari Ponorogo, Semarang, Sidoarjo, Jember, hingga Kediri.

“Saat kami datang ke lokasi, kami mendapati 12 PSK ini. Mereka tak bisa melarikan diri. Sebab, lokasi sudah dikepung personel gabungan dari Muspika Gempol,” ujar Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Usai diamankan, belasan PSK itu langsung didata. Mereka juga mendapatkan pembinaan dari Muspika Gempol. Mulai Kapolsek, Danramil, dan Camat Gempol.

“Untuk saat ini, para PSK-nya disanksi pembinaan dan teguran dulu agar tidak di ulangi lagi. Semuanya bukan warga setempat,  tapi dari luar. Mereka kerap datang dan mangkal di lokasi tersebut,” tuturnya.

Pascaoperasi pekat ini, kegiatan serupa ia katakan akan dilakukan secara rutin dan berkala di lokasi yang sama. “Bila ada razia pekat lagi dan terjaring razia kembali, maka bakal ada sanksi tegas bagi PSK-nya,” terang perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu. (zal/mie)