Tahun Ini Dinas Tenaga Kerja Tak Temui Pengaduan THR

PASURUAN- Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Disnaker Provinsi Jawa Timur di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, masih tetap dibuka. Posko ini rencananya akan dibuka hingga hari ini. Meski sudah lama dibuka, sampai kemarin tidak ada pengaduan terkait THR.

Selain Disnaker Provinsi, Disnaker Kabupaten Pasuruan juga menyediakan posko pengaduan. Hasilnya juga sama, tidak ada pengaduan. “Untuk Lebaran tahun ini, pengaduan keterlambatan pembayaran THR ke posko yang kami dirikan di kantor dinas, nihil,” ujar Kabid Hubungan Industri dan Jaminan Sosial Disnaker Kabupaten Pasuruan Saiful.

Pada Lebaran tahun lalu, menurut Saiful, ada belasan laporan. Namun, tahun ini tidak ada. “THR wajib diberikan perusahaan kepada karyawan. Besarannya sesuai dan mengacu pada masa kerja,” ujarnya.

Sedangkan, Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur Subkorwil Pasuruan Pantja Wisnoe Oetomo mengatakan, di Pengawas Ketenagakerjaan di Pasuruan sampai Selasa (11/6), juga tidak ada laporan. Namun, pihaknya akan tetap membuka posko THR ini sampai hari ini. “Ini berarti cukup bagus, bahwa perusahaan tertib membayarkan THR,” ujarnya.

Pantja menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 6/2016 tentang THR Keagamaan, jika ada perusahaan yang telat membayar THR, akan dikenakan denda 5 persen. Dari Disnaker Provinsi, masih terus menunggu sampai hari ini jika ada laporan terkait THR. Namun, pihaknya berharap semua tenaga kerja sudah memperoleh haknya sesuai aturan. (eka/fun)