Soal CPNS-PPPK, Pemkab Minta Tunggu Pengumuman Resmi

DRINGU – Masyarakat Kabupaten Probolinggo digembirakan dengan adanya informasi rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sekala besar dari pusat. Namun sayangnya, hingga kemarin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo belum menerima surat terkait rencana rekruitmen CPNS-PPPK 2019 tersebut.

Bahkan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, tidak dapat memastikan informasi beredar tersebut benar atau tidak. Sejauh ini BKD Kabupaten Probolinggo belum mendapatkan surat dari pusat terkait rekruitmen CPNS dan PPPK.

”Sampai sekarang belum ditentukan dari pusat. Termasuk saya juga belum dapat surat dari pusat terkait alokasinya,” kata Kepala BKD Kabupaten Probolinggo, Doddy Baskoro pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Dalam informasi yang itu, disebutkan lowongan besar-besaran CPNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja). Formasi untuk pemerintah pusat ada 46.425 rekruttmen, sebanyak 23.213 untuk CPNS dan 23.212 untuk PPPK. Formasi CPNS sendiri sebanyak 17.519 CPNS diantaranya untuk pelamar umum dan dan 5.694 dari sekolah kedinasan. Sedangkan 23.212 untuk PPPK itu, diisi eks tenaga honorer kategori II dan honorer.

Sedangkan formasi untuk pemerintah daerah itu disebutkan sebanyak 207.748 rekruitmen. Sebanyak 62.324 untuk CPNS dan 145.424 PPPK. Waktu pendaftaran untuk CPNS disebutkan Oktober 2019 nanti.

Atas informasi yang beredar itu Doddy mengaku tidak dapat memastikan kebenarannya. Sebab, belum ada surat dari pusat yang diterimanya. Sehingga, masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi dari Pemkab Probolinggo. pihaknya memastikan saat ada surat dari pusat terkait rekruitmen CPNS dan PPPK akan diumumkan secara terbuka.

” Insya Allah kemungkinan mboten (bukan) hoax. Hanya saja, kenungkinan tidak semua kabupaten di Indonesia dapat jatah alokasi (CPNS-PPPK),” terangnya. (mas/fun)