Polisi Buru Tiga DPO Komplotan Curanmor-Pencuri Hewan

SATU KOMPLOTAN: Keempat tersangka yang merupakan komplotan curanmor dan pencurian hewan dan sudah beraksi di banyak TKP. Saat ini polisi masih memburu kawan mereka. (Foto: Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

TEGALSIWALAN – Tim khusus Polres Probolinggo bersama Polsek Tegalsiwalan berhasil ringkus empat pelaku spesialis pencurian. Meski begitu, masih ada tiga pelaku inisia SH, SN, dan AL yang buron dan telah ditetapkan DPO (daftar pencarian orang). Kini, polisi tengah memburu buronan tersebut yang diduga melarikan diri ke luar daerah.

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto saat dikonfirmasi mengatakan, kasus pencurian motor (curanmor) di Dusun Tegaljuwet, Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, telah terungkap. Selasa malam (11/6), anggota Polres Probolinggo, berhasil menangkap empat tersangka curanmor pada awal tahun 2019. Setelah dilakukan pengembangan, mereka juga terlibat kasus curanmor dan pencurian hewan (curwan) di banyak TKP.

”Empat pelaku yang kami amankan itu spesialis pencurian. Mulai dari pencurian motor sampai pada pencurian hewan. Banyak TKP yang terus kami kembangkan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Keempat pelaku itu pun langsung digelandang ke Mapolsek Tegalsiwalan. Mereka adalah Ahmad Fauzi, 19, dan Sulis, 42, yang sama-sama asal Dusun gunungdame Desa, Tigasan wetan kecamatan Leces. Dua tersangka lainnya adalah Osnan, 40, warga Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces dan Slamet, 38, warga Dusun Gunung Tengu, Desa/Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang.

Selain empat pelaku itu dikatakan Kasatreskrim, pihaknya kini tengah memburu tiga tersangka lagi yang masih buron. Hasil penyelidikan terhadap keempat pelaku yang telah diciduk, ternyata ada tiga pelaku lain yang masuk komplotan. Baik itu kasus pencurian motor maupun curwan. ”Ada tiga pelaku yang masih buron dan kami lakukan pengejaran,” terangnya. (mas/fun)