Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp 400 Juta untuk Tes CPNS Tahun Ini

BUTUH TAMBAHAN SDM: Sejumlah PNS Pemkab Pasuruan dalam suatu kesempatan. Tahun ini, pemkab setempat merencanakan penerimaan CPNS. Saat ini pemkab mulai mendata kebutuhan serta mengalokasikan anggaran Rp 400 juta untuk tes CPNS. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Adanya kepastian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk membuka lowongan CPNS tahun ini, bakal dimanfaatkan Pemkab Pasuruan. Badan kepegawaian setempat saat ini sedang melakukan pendataan kebutuhan CPNS di daerah dan segera dilaporkan ke pusat dalam waktu dekat.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengatakan, tahun ini di Kabupaten Pasuruan tetap akan melakukan penerimaan tes CPNS. Kendati secara teknis tetap akan dilakukan terpusat lewat Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Tahun ini sudah dipastikan akan ada penerimaan CPNS kembali. Termasuk sudah ada permintaan dari BKN dan Menpan terkait kebutuhan formasi di daerah,” terangnya.

Saat ini Badan Kepegawaian Kabupaten Pasuruan sudah mulai melakukan pendataan. Pendataan ini dengan melihat kebutuhan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Iswahyudi menargetkan pendataan kebutuhan formasi CPNS ini bisa selesai akhir bulan Juni ini dan langsung dikirim ke BKN.

Untuk kebutuhan CPNS tahun ini dikatakan tetap mayoritas adalah kebutuhan guru, kesehatan, non kesehatan termasuk tenaga ahli dan administrasi.

“Jadi, kami akan hitung dari masing-masing OPD mengusulkan ke kami. Kami upayakan kalau bisa mengusulkan sebanyak-banyaknya. Meskipun nanti tetap yang menentukan kuota formasi penerimaan dari pusat,” terangnya.

Termasuk pada 2019 ini, BKPPD juga sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 juta untuk alokasi penerimaan CPNS. Sedangkan terkait kuota, penjadwalan dan teknis penerimaan, Kabupaten Pasuruan masih terus menunggu informasi resmi dari pusat.

Termasuk dipastikan pengumuman penerimaan CPNS akan terbuka, sehingga masyarakat bisa mendaftar sesuai ketentuan. (eka/mie)