Sekda Kota Probolinggo Tertipu Kasatpol PP Gadungan, Rp 6 Juta Raib

MAYANGAN – Nahas menimpa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo Bambang Agus Suwignyo. Mantan direktur RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo ini tertipu oleh orang yang mengaku Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi.

APES: Sekda Kota Probolinggo Bambang Agus Suwignyo dalam suatu kesempatan. (Dok. Radar Bromo)

Bahkan, pelaku berhasil mendapatkan uang dari Bambang Agus Rp 6 juta. Penipuan ini dilakukan pelaku dengan cara membajak akun WhatsApp (WA) milik Agus Effendi.

Agus Effendi mengatakan, penipuan itu terjadi pada Selasa (11/6) sekira pukul 08.30. “Ada orang yang mengatasnamakan saya dan menggunakan akun WA saya. Identitas saya kena hacker,” ujarnya.

Agus Effendi mengaku, semula pada Selasa pagi, ada pesan masuk ke WA-nya dari nomor yang tidak dikenal. Gambar atau foto profil pada WA itu Kabid Humas Satpol PP Pemprov Haris.

“Nomornya saya tidak tahu. Saya pikir ini WA siapa, kok nomornya baru. Tapi, setelah saya cek foto WA-nya, gambar Humas Satpol PP Provinsi,” ujarnya.

Karenanya, pesan WA itu dibalas. Dalam percakapan via WA, Haris menawarkan bisnis kepada Agus Effendi. Sehingga, ia meminta tolong jika ada Short Message Service (SMS) masuk dikopikan dan dikirim ke WA-nya. Tanpa pikir panjang, begitu ada SMS masuk, Agus Effendi langsung mengirimkanya ke WA pelaku.

“Saat itu saya sedang ngobrol dengan petugas CPM. Jadi, kurang memperhatikan tulisan dalam SMS tersebut. Ketika saya terima SMS, saya langsung teruskan dan kirim ke WA tersebut,” jelasnya.

Usai mengirim SMS itu, WA milik Agus Effendi error. Ia pun berusaha mengotak-atiknya, namun tetap tak bisa digunakan. “Saya diamkan, saya pikir semuanya begitu, WA sedang error lagi,” ujarnya.

Rupanya, WA miliknya dikendalikan orang yang tidak dikenal untuk meminta sejumlah uang pada kerabatnya. Termasuk kepada Sekda Bambang Agus.

“Dia (pelaku) menggunakan WA saya meminta uang dengan alasan pinjam. Mulai Rp 2 juta hingga Rp 6 juta. Saya rasa WA Haris yang dipakai olehnya (pelaku), juga kena hack,” ujarnya.

Ia baru sadar WA-nya kena hack saat dihubungi Sekda. Bambang Agus sebelumnya telah memberinya uang Rp 6 juta. Ia curiga karena WA yang mengatasnamakan Kasatpol PP itu, kembali hendak meminjam uang Rp 4 juta.

“Jadi di HP saya WA-nya kan error, rupanya digunakan orang yang tidak dikenal untuk meminta uang. Saya tahunya saat di telpon Pak Agus. Dia bilang buat apa uang Rp 4 juta, kan sudah dikasih Rp 6 juta. Dari sana, saya sadar kalau ada aksi penipuan,” ujar Agus Effendi.

Hari itu juga, sekitar pukul 15.30, Agus Effendi melaporkan penipuan itu ke SPKT Polres Probolinggo Kota. “Namun, belum bisa diterima soalnya buktinya kurang kuat. Jadi, masih tunggu WA saya bisa atau normal,” ujarnya.

Rabu (12/6), Jawa Pos Radar Bromo berupaya mendapatkan konfirmasi dari Sekda Bambang Agus. Namun, belum berhasil. Pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.

Begitu juga dengan Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto. “Masyarakat supaya berhati-hati bila ada orang yang tidak dikenal dan tidak jelas menghubungi. Dengan cara apapun yang menyangkut data pribadi,” ujar Agus Effendi. (rpd/rud)