Penerima Bantuan Rehab RTLH di Kota Pasuruan Bisa Berkurang

PASURUAN – Pemkot Pasuruan mengusulkan sebanyak 200 unit rumah mendapatkan bantuan rehab RTLH (rumah tidak layak huni) tahun ini. Akan tetapi, jumlah itu masih bisa berkurang. Mengingat saat ini, Dinas Sosial setempat masih melakukan pendataan lanjutan.

Plt Kepala Dinas Sosial, Hery Dwi Sujatmiko menyampaikan, 200 unit rumah yang diusulkan itu berdasarkan pendataan tahun lalu. Seluruhnya tersebar di 34 kelurahan.”Tiap penerima akan mendapat bantuan senilai Rp 17,5 juta,” katanya melalui Kabid Fakmis Dinas Sosial, Mansur.

Peruntukan dananya pun sudah ditentukan. Senilai Rp 15 juta digunakan untuk belanja bahan material, sisanya yakni sebesar Rp 2,5 juta untuk membayar honor pekerja atau tukang. Sehingga total dana yang dialokasikan melalui APBD Kota Pasuruan mencapai Rp 3,5 miliar.

“Saat ini masih dalam tahap persiapan. Rencananya mau dilakukan verifikasi dan validasi data penerima,” ujarnya.

Nah, selama tahap verifikasi dan validasi data itulah, kemungkinan terjadi perubahan. Dari data calon penerima yang diusulkan, bisa saja berkurang. Hal itu dikarenakan beberapa faktor.”Berdasarkan pengalaman sebelumnya, bisa berubah. Karena menolak bantuan, rumah yang sudah dijual atau lainnya,” jelas Hery.

Tahap verifikasi dan validasi itu akan dilakukan selama sebulan kedepan. Selanjutnya, Dinsos akan menggelar sosialisasi kepada masing-masing calon penerima.
“Sekaligus pembukaan rekening untuk proses pencairan,” tambahnya. Proses pencairan sendiri, rencananya dapat direalisasikan sekitar bulan Agustus. (tom/fun)