Pemuda Mandaranrejo Koma setelah Tempurung Kepala Luka saat Malam Takbiran

PURWOREJO – Nahas menimpa Mukhamad Khoirul Anam, 22, warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo. Ia dianiaya oleh sekelompok pria tidak dikenal saat malam takbiran pekan lalu. Hingga kini, Khoirul Anam belum sadarkan diri dan harus dirawat di RSUD dr Soedarsono.

DI IGD: Khoirul Anam saat dirawat di IGD SUD dr R Soedarsono. (Istimewa)

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu dini hari (5/6) sekitar pukul 01.30. Dini hari itu, Khoirul Anam hendak menjemput saudaranya, Salman Al Farizi, 21, di tempat kos Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo.

Tiba-tiba, ada seseorang tidak dikenal mengendarai motor Satria lewat di tempat kos tersebut. Pria tidak dikenal ini memperingatkan dirinya dan orang sekitar kampung tersebut. Khoirul menolak sehingga ia pun dipukul pada bagian kepala hingga luka.

“Adik saya (Khoirul) tidak kenal siapa orangnya. Namun, yang jelas pria tidak dikenal itu meminta adik saya untuk segera pulang. Tentu adik saya menolak karena sedang menjemput Salman,” ungkap Yulianti Feni, kakak Khoirul yang ditemui di RSUD dr R Soedarsono, Rabu (12/6).

Khoirul lantas pulang ke arah Mandaranrejo. Di tengah perjalanan, ia memilih beristirahat di musala di daerah Mandaranrejo. Karena sakit hati, Khoirul lantas mengajak salah seorang temannya untuk mencari pria tidak dikenal itu.

Namun, setelah bertemu, mereka pun didamaikan oleh Salman. “Nah, saat hendak pulang ke rumahnya itulah, teman Khoirul berkata, siapa yang mukul temanku. Tidak terima dengan perkataan tersebut, pria itu lantas mengeluarkan senjata berupa celurit,” beber Yulianti seraya menirukan ucapan kawan Khoirul.

Teman Khoirul pun lantas melarikan diri dan meninggalkan Khoirul seorang diri. Saat itulah, diduga terjadi perkelahian antara Khoirul dan pria tersebut. Khoirul diduga dibacok hingga akhirnya tak sadarkan diri. Selanjutnya, pelaku kabur.

Salman yang semula kabur, lalu meminta tolong ke orangtua Khoirul. Dini hari itu juga, mereka menuju lokasi. Saat tiba di lokasi, Khoirul sudah terkapar di jalan dalam kondisi berdarah. Khoirul lantas dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan.

“Adik saya dalam kondisi koma. Saat ini masih dirawat intensif di IGD. Tempurung kepalanya harus dijahit karena mengalami luka akibat celurit pelaku. Mudahan pelaku cepat tertangkap,”sebutnya.

Kasubbag Humas Polresta Pasuruan, AKP Endy Purwanto menjelaskan Polresta Pasuruan sudah menerima laporan tindak penganiayaan atas nama Mukhamad Khoirul Anam. Saat ini, Satreskrim sedang menyelidikinya.

“Laporan memang sudah diterima oleh sentra pelayanan kepolisian (SPK). Yang jelas masih dalam penyelidikan. Doakan saja cepat terungkap,” terang Endy. (riz/fun)