KPU Kota Probolinggo Didominasi Wajah Baru, 2 Mantan Wartawan Radar Bromo

LENGANG: Seorang warga melintas di halaman kantor KPU Kota Probolinggo, Rabu (12/6). Kantor ini akan menjadi tempat komisioner KPU yang mayoritas orang-orang baru. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MAYANGAN – Setelah melalui proses panjang, KPU RI akhirnya menetapkan sepuluh nama Calon Komisioner KPU Kota Probolinggo. Namun, yang dipastikan dilantik hanya lima orang. Mereka akan menggantikan Komisioner KPU Kota Probolinggo Periode 2014-2019.

Masa jabatan Komisioner KPU Kota Probolinggo Periode 2014-2019 itu berakhir sejak tanggal 11 Juni 2019. Lima orang calon yang akan dilantik itu adalah Ahmad Hudri, Akhmad Faruk Yunus Putra, Radfan Faisal, Muhammad Derajad, dan Upik Raudatul Hasanah.

Dari lima orang ini, satu orang yakni Ahmad Hudri merupakan incumbent. Sebelumnya, di menjadi ketua KPU Kota Probolinggo periode 2014-2019. Sedangkan, empat lainnya merupakan orang baru. Mereka mempunyai latar belakang profesi berbeda. Dua di antaranya Akhmad Faruk Yunus Putra dan Radfan Faisal merupakan mantan wartawan Jawa Pos Radar Bromo.

Sedangkan, Muhammad Derajad pernah aktif di lembaga pemantau Pemilu. Dan, Upik Raudatul Hasanah sebelumnya merupakan Panwascam Kecamatan Wonoasih. Mereka akan menjadi Komisioner KPU Kota Probolinggo 2019-2024.

Ahmad Hudri membenarkan, dari lima komisioner KPU Kota Probolinggo 2014-2019, hanya satu orang yang lolos untuk dilantik sebagai Komisioner KPU 2019-2024.

“Kalau Pak Yahya (Yahya Ulumuddin) sudah 2 periode. Jadi, tidak bisa ikut kembali dalam pemilihan komisioner KPU. Sedangkan empat komisioner baru ini memang sudah kenal. Dua di antaranya sebelumnya wartawan,” ujarnya.

Mantan wakil ketua PC NU Kota Probolinggo ini mengungkapkan, menjadi komisioner KPU perlu soliditas dari semua anggota. Hal ini telah dilakukan dalam periode 2014-2019. Katanya, tugas komisioner KPU yang baru akan dimulai setelah dilantik yang akan dilakukan di Surabaya. “Setelah pelantikan akan ada orientasi bagi Komisioner KPU baru,” ujarnya.

Mengenai posisi ketua KPU, menurut Hudri, akan dibahas diinternal Komisioner KPU Kota Probolinggo yang baru. Penentuan posisi ini akan dilakukan melalui rapat pleno tertutup. “Ketua KPU biasanya merangkap dengan Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik. Baru ditentukan koordinator divisi lainnya,” ujarnya.

Selain Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, ada empat divisi lain yang akan diisi komisioner baru. Di antaranya Divisi Teknis; Divisi Sosialisasi dan SDM; Divisi Data dan Informasi; serta Divisi Hukum. (put/rud)