Innova yang Terbakar di Tol Mapan Sempat Ngerem, Tiga Penumpangnya Luka meski Berhasil Keluar

PURWOSARI – Andi Suhelmi, 61, langsung mengerem mobil Toyota Innova yang disopirinya saat tiba-tiba sebuah truk di depannya berpindah lajur. Namun, tidak berhasil. Mobilnya pun menabrak truk dan terbakar hebat di ruas jalan tol Pandaan – Malang, Rabu (12/6).

PINDAH LAJUR: Truk engkel muat kelapa dan pisang yang terguling usai ditabrak Innova. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Dalam waktu tidak lama, Innova pun hangus tinggal rangka. Tidak hanya itu. Istri dan seorang anaknya pun luka-luka akibat kecelakaan itu. Yaitu, Titik Agustyowati, 59, memar di kaki kanan dan Normalita Sariyuniasti, 27, lecet di kaki kanan. Sedangkan Andi, bibirnya lecet dan dadanya nyeri. Mereka semua dievakuasi ke RS Medika di Lawang, Malang.

Kecelakan itu sendiri terjadi di ruas jalan tol Pandaan–Malang, pukul 11.00. Tepatnya di KM 70.200, Dusun Sumber Tejo, Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Informasi berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, sesaat setelah kejadian. Kecelakaan bermula saat sebuah truk bernopol K 1609 YH melaju dari utara ke selatan. Truk dikemudikan Antonius Graduale, 51, warga Jalan Sejati, Kelurahan Selili, Kota Samarinda.

Antonius mengemudi sendirian, tanpa kernet dari Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Truk bermuatan kelapa dan pisang yang dibawanya itu, rencananya akan dikirim ke Jepara.

Sesampainya di lokasi kejadian, mendadak sopir truk pindah lajur. Awalnya dia berkendara di lajur lambat atau kiri, pindah ke lajur cepat atau kanan.

Tanpa disadarinya, sebuah mobil Toyota Innova Nopol W 1016 YH melaju di belakangnya. Innova disopiri Andi Suhelmi, 61, warga Karangpoh, Kabupaten Gresik.

Andi tidak menyangka sama sekali truk yang melaju di depannya akan pindah lajur mendadak. Dia pun kaget. Saat itu juga, Andi mengerem Innova yang dikendarainya sekuat tenaga. Namun, tidak berhasil. Sebab, jarak Innova dan truk sangat dekat.

Akibatnya, kecelakaan pun tidak bisa dihindari. Truk pun berbenturan dengan Innova. Benturan hebat membuat innova langsung korslet di bagian mesin depan. Mobil pun terbakar.

Sementara, truk setelah bertabrakan terguling ke jalan tol dengan posisi badan kendaraan menghadap ke barat. Muatan kelapa dan pisang pun langsung tumpah memenuhi jalan.

“Saat itu, truk pindah lajur mendadak. Saya sempat mengerem. Namun tak bisa maksimal karena jaraknya cukup dekat. Akibatnya terjadilah kecelakaan ini,” ucap sopir Innova, Andi saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Bromo di lokasi kejadian.

Andi mengaku, keluarganya saat itu berencana berwisata ke Malang. Mereka berangkat bertujuh dari Gresik. Ada Andi dan istrinya, Titik Agustyowati. Juga anak, menantu, dan cucunya. Namun, perjalanan ke Malang akhirnya batal karena kecelakaan ini.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti menjelaskan, kecelakaan ini dipicu oleh truk yang mendadak pindah lajur. Yaitu, dari dari lajut lambat ke lajur cepat.

“Akhirnya truk tertabrak mobil Innova dari belakang yang melaju di lajur cepat dengan kecepatan tinggi. Tak lama berselang, mobil Innova terbakar,” ungkapnya.

Beruntung, tujuh penumpang Innova berhasil keluar dari mobil dengan selamat sebelum mobil terbakar hebat. Hanya saja, tiga orang luka-luka. Yaitu, Andi, istri, dan seorang anaknya.

“Total penumpang dan sopir ada tujuh orang di Innova ini. Tiga orang di antaranya mengalami luka-luka, termasuk sopir. Semuanya dievakuasi dengan mobil ambulans ke IGD RS Medika di Lawang untuk mendapatkan perawatan medis,” cetusnya.

Sementara itu, api yang membakar innova bercat putih itu berhasil dipadamkan menggunakan mobil tangki sekitar pukul 11.40. Namun, kondisi Innova sudah hangus tinggal rangka.

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan lantas dievakuasi ke gerbang pintu tol terdekat. Yaitu, di Purwodadi. Evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 12.45.

Petugas juga langsung melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Hasilnya, disebutkan sopir truk berada di posisi kurang menguntungkan.

“Dilihat dari hasil olah TKP, juga keterangan sejumlah saksi, posisi truk di pihak kurang menguntungkan. Truk pindah lajur dengan tidak memperhatikan arus lalu lintas dan kendaraan di belakangnya,” pungkasnya. (zal/fun)